KALTIM — Satgas Karhutla bergerak cepat menangani kebakaran lahan di kawasan Prona Indah RT 57, Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 50 prajurit dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak merambat ke kawasan permukiman warga.
Dalam operasi tersebut, personel Lanud Dhomber mendapat dukungan dua unit mobil pemadam kebakaran. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyisiran untuk menemukan sejumlah titik api sekaligus memetakan area yang berpotensi terdampak.
Pemadaman dilakukan dengan membagi personel ke sejumlah titik. Langkah tersebut disesuaikan dengan kondisi medan dan arah angin di sekitar lokasi untuk mempercepat pengendalian kobaran api.
Upaya itu berhasil mengisolasi titik-titik kebakaran sehingga api tidak meluas ke area permukiman yang berada di sekitar lokasi kejadian. Setelah kobaran utama berhasil dipadamkan, personel tetap berada di lapangan untuk melakukan pendinginan dan pemantauan.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau material yang masih terbakar dan berpotensi memunculkan titik api baru. Dengan langkah tersebut, kondisi di lokasi dapat dikendalikan dan dinyatakan aman.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara, Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, mengapresiasi kesiapan personel Lanud Dhomber dalam merespons kejadian tersebut.
Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han., mengatakan keterlibatan prajurit dalam penanganan kebakaran lahan merupakan bagian dari kepedulian TNI AU terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.
“Keterlibatan prajurit dalam penanganan kebakaran lahan merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian TNI Angkatan Udara terhadap keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan,” ujar I Gusti Ngurah Sorga Laksana.
Penanganan kebakaran tidak dilakukan oleh TNI AU seorang diri. Operasi di lapangan melibatkan sejumlah unsur untuk memastikan api dapat dikendalikan secara menyeluruh.
Personel BPBD Kota Balikpapan, Polresta Balikpapan, Kodim 0905/Balikpapan, serta relawan kebencanaan turut membantu proses pemadaman dan pengamanan lokasi.
Kolaborasi tersebut dilakukan mulai dari penanganan titik api hingga pemantauan kawasan setelah api berhasil dipadamkan. Kehadiran berbagai unsur di lapangan juga membantu memastikan area sekitar tetap aman dari kemungkinan munculnya kembali kebakaran.
Dengan seluruh titik rawan berhasil dikendalikan, penanganan kebakaran lahan di kawasan Prona Indah berjalan lancar. Petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api.



