JAKARTA — Paris Saint-Germain (PSG) menghindari kekalahan setelah menahan Lille dengan skor 2-2 dalam pertandingan Ligue 1, Sabtu (29/8/2026).
PSG sempat berada dalam situasi sulit setelah Lille mampu membangun keunggulan dua gol dan mengendalikan pertandingan.
Namun, juara Prancis itu menunjukkan mental kuat dengan mencetak dua gol balasan pada fase akhir laga.
Vitinha menjadi aktor penting kebangkitan PSG setelah melepaskan tembakan spektakuler dari luar kotak penalti.
Gol tersebut menghidupkan kembali peluang PSG untuk membawa pulang poin dari kandang Lille.
Drama pertandingan berlanjut hingga masa tambahan waktu ketika Vitinha kembali memberikan kontribusi penting.
Umpannya disambut Marquinhos melalui sundulan yang bersarang di gawang Lille pada menit ke-95.
Gol tersebut sekaligus memastikan PSG membawa pulang satu poin dari pertandingan yang sempat terlihat akan berakhir dengan kekalahan.
Lille lebih dahulu memimpin melalui Hakon Haraldsson setelah memanfaatkan umpan Olivier Giroud pada babak pertama.
Tuan rumah kemudian memperbesar keunggulan setelah Dilane Bakwa mencetak gol melalui tendangan kaki kiri ke arah sudut jauh.
PSG sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol lebih cepat, termasuk kesempatan Achraf Hakimi yang masih melebar dari sasaran.
Kiper PSG Matvey Safonov juga tampil penting dengan menggagalkan peluang Giroud dari jarak dekat.
Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan tekanan setelah Khvicha Kvaratskhelia dimainkan untuk menambah daya gedor lini serang.
Kvaratskhelia hampir memperkecil ketertinggalan melalui tembakan melengkung, tetapi upayanya belum mampu mengubah skor.
Lille kemudian memilih bermain lebih dalam untuk menjaga keunggulan dan mempersempit ruang gerak para pemain PSG.
Giroud kembali mendapat peluang emas lewat sundulan, tetapi bola justru memantul melewati mistar gawang.
Tekanan PSG akhirnya membuahkan hasil ketika Vitinha menciptakan gol indah dari area luar kotak penalti.
PSG semakin agresif setelah gol tersebut dan terus mengejar gol penyama kedudukan hingga pertandingan memasuki menit-menit terakhir.
Upaya tersebut terbayar setelah umpan Vitinha berhasil menemukan Marquinhos yang menuntaskannya dengan sundulan pada menit ke-95.
Hasil 2-2 membuat PSG memperpanjang catatan tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan kompetitif terakhir menghadapi Lille.
Bagi Lille, hasil ini terasa mengecewakan karena kemenangan yang sudah berada di depan mata harus lepas pada masa tambahan waktu.
Meski gagal meraih kemenangan, Lille untuk sementara berada di puncak klasemen Ligue 1.
Sementara itu, PSG berada di posisi keenam setelah menyelamatkan satu poin melalui comeback dramatis.
Pelatih PSG Luis Enrique memberikan apresiasi terhadap karakter dan daya juang anak asuhnya yang terus berusaha hingga peluit akhir.***



