MADRID — Carlo Ancelotti kembali menginjakkan kaki di pusat latihan Real Madrid, Valdebebas, dalam kunjungan emosional yang mempertemukannya dengan José Mourinho dan para pemain Los Blancos.
Kehadiran Ancelotti pada Kamis, 3 September 2026, berlangsung di tengah persiapan Real Madrid menghadapi Real Betis di LaLiga.
Mantan pelatih Madrid itu datang sebagai pelatih tim nasional Brasil sekaligus untuk bernostalgia dengan klub yang pernah menjadi rumahnya selama bertahun-tahun.
Mengutip laporan OneFootball, Jumat (4/9/2026), Ancelotti menyapa sejumlah pemain Madrid dan terlihat berbincang akrab dengan Mourinho yang kini kembali menangani klub ibu kota Spanyol tersebut.
Hubungan kedua pelatih memang tetap dekat meski kini berada di jalur berbeda, dengan Ancelotti menangani Brasil dan Mourinho memimpin Real Madrid.
Ancelotti bahkan mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Mourinho masih terjalin melalui pertukaran pesan serta gagasan mengenai sepak bola.
“Saya memiliki hubungan baik dengan Mourinho sejak lama, kami saling bertukar ide dan pesan, dan dia akan melakukan pekerjaan dengan sangat baik di sini.”
Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Ancelotti untuk melihat langsung kondisi sejumlah pemain Brasil yang sedang menjalani pemulihan cedera.
Perhatian khusus diberikan kepada Endrick, Rodrygo, dan Éder Militão yang tengah berada dalam proses rehabilitasi bersama Madrid.
Ancelotti berbicara dengan Endrick untuk memberikan dukungan sekaligus mengetahui perkembangan kondisi penyerang muda Brasil tersebut.
Ia kemudian berbincang dengan Militão mengenai proses pemulihan bek tengah Brasil yang masih menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang Selecao.
Rodrygo juga menjadi salah satu pemain Brasil yang mendapat perhatian Ancelotti selama kunjungan singkat tersebut.
Kehadiran Ancelotti di Madrid bukan sekadar agenda nostalgia, karena ia sedang memantau pemain Brasil di Eropa untuk kebutuhan tim nasional.
Vinicius Junior, Rodrygo, Endrick, dan Militão merupakan nama-nama yang masuk dalam perhatian Ancelotti untuk proyek Brasil pada periode mendatang.
Kunjungan itu sekaligus memperlihatkan kuatnya hubungan Ancelotti dengan Madridismo setelah dua periode menangani klub pada 2013-2015 dan 2021-2025.
“Saya di sini sebagai pelatih tim nasional Brasil dan secara pribadi untuk menyapa, kembali ke tempat saya menghabiskan banyak waktu, serta melihat para pemain Brasil yang sedang memulihkan diri. Ini pagi yang menyenangkan.”
Ancelotti juga memberikan sinyal positif mengenai masa depan Real Madrid di bawah kepemimpinan Mourinho.
Ia menilai pengalaman dan pemahaman Mourinho terhadap Madrid menjadi modal penting untuk menjalankan tugas di klub raksasa Spanyol tersebut.
Pertemuan kedua pelatih itu pun menjadi salah satu momen menarik di Valdebebas karena mempertemukan dua sosok berpengalaman yang pernah menjadi bagian penting sejarah Madrid.
Bagi Ancelotti, kunjungan tersebut menjadi kesempatan kembali menyapa lingkungan lama sekaligus menjalankan tugasnya memantau pemain Brasil.
Bagi Real Madrid, kedatangan mantan pelatihnya menghadirkan suasana hangat sebelum tim melanjutkan persiapan menghadapi rangkaian pertandingan penting musim 2026-2027.***