Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari Apartemen Pavilion di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, usai si jago merah membakar salah satu unit di lantai 5 pada Jumat (4/9/2026) siang. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat berjibaku melakukan evakuasi dramatis terhadap para penghuni yang terjebak di lantai-lantai atas.
Berdasarkan pemantauan di lokasi hingga pukul 13.40 WIB, petugas mengandalkan unit Bronto Skylift untuk menjangkau warga yang terisolasi di ketinggian. Kepulan asap tebal dilaporkan menjalar dari titik api awal di lantai 5 hingga membumbung ke jendela area lantai 9 sampai lantai 20 di Tower 3.
Guna mempercepat proses evakuasi dan pengondisian udara, petugas memasang tangga penyelamat hingga lantai lima sebagai jalur penyerbuan tim SAR, serta menyiagakan kipas penyedot asap (smoke ejector) skala besar di area lobi utama.
Korban Sesak Napas Dievakuasi, Posko Medis Siaga
Sejumlah penghuni yang berhasil diselamatkan dalam kondisi lemas akibat terpapar asap tebal langsung diarahkan ke posko medis Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Pusat. Sejumlah ambulans disiagakan di area luar gedung.
Seorang pria dewasa mengenakan pakaian batik bahkan harus dievakuasi menggunakan tandu brankar langsung menuju ambulans guna mendapatkan bantuan oksigen darurat akibat sesak napas berat.
Sementara itu, proses evakuasi juga memicu kepanikan warga di tower sebelah yang memilih keluar dari unit mereka dan berkumpul di area parkir terbuka.
Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Syarifudin, menegaskan prioritas utama petugas saat ini adalah keselamatan jiwa dan pembersihan material asap di dalam lorong gedung.
“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan warga. Petugas masih terus melakukan penyisiran ke dalam unit-unit gedung sambil melakukan pendataan terhadap penghuni yang belum terevakuasi,” ujar Syarifudin di lokasi kejadian.
Api Berhasil Dilokalisasi, Penyebab Masih Diselidiki
Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Pusat, Z Triyanto, menjelaskan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima dari masyarakat pada pukul 11.23 WIB. Sebanyak 21 unit mobil pemadam dan 105 personel bergerak cepat dan tiba di lokasi hanya dalam kurun enam menit.
“Objek yang terbakar berada di lantai 5 bangunan tinggi. Petugas sampai di lokasi pukul 11.29 WIB dan langsung melakukan lokalisasi area. Pada pukul 11.36 WIB, perambatan api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke unit lain,” jelas Triyanto.
Meskipun kobaran api utama telah berhasil dipadamkan, proses pembuangan asap pekat (ventilation) dan penyisiran dari kamar ke kamar masih terus berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti munculnya titik api di lantai 5 tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian dan tim forensik.