BEIJING – Novak Djokovic kembali mencatat sejarah setelah menundukkan Alexander Zverev pada perempat final China Open 2026.
Djokovic menang 4-6, 6-4, 6-4 atas Zverev dalam pertandingan sengit yang berlangsung di Beijing, Minggu (4/10/2026).
Kemenangan tersebut membawa Djokovic ke semifinal sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya di China Open.
Petenis Serbia itu kini mengoleksi 32 kemenangan beruntun tanpa pernah kalah di turnamen tersebut.
Catatan itu membuat Djokovic melewati rekor Rafael Nadal yang sebelumnya memegang rekor 31 kemenangan beruntun.
Nadal membukukan 31 kemenangan tanpa kekalahan di Roland Garros sebelum takluk dari Robin Soderling pada babak keempat 2009.
Djokovic menjadi petenis putra pertama di era Open yang mampu meraih 32 kemenangan di satu turnamen tanpa mengalami kekalahan.
Pencapaian tersebut terasa semakin istimewa karena Djokovic sudah lama tidak tampil di China Open.
Petenis berusia 39 tahun itu terakhir bermain di Beijing pada 2015 sebelum kembali tampil pada edisi 2026.
Djokovic sebelumnya telah enam kali menjuarai China Open pada 2009, 2010, 2012, 2013, 2014, dan 2015.
Sebelum menghadapi Zverev, Djokovic memiliki rekor 29-0 dari enam penampilan sebelumnya di Beijing.
Kemenangan atas Zverev kemudian membuat catatan sempurna Djokovic di China Open meningkat menjadi 32-0.
Namun, perjalanan menuju semifinal kali ini tidak berjalan mudah karena Zverev tampil agresif sejak awal pertandingan.
Unggulan teratas asal Jerman itu langsung memberikan tekanan dan merebut set pertama dengan skor 6-4.
Djokovic kemudian meningkatkan permainannya ketika memasuki set kedua, terutama dalam reli-reli panjang.
Kedua pemain mempertahankan servis hingga gim ke-10 ketika Djokovic mendapatkan peluang untuk membalikkan keadaan.
Saat Zverev berusaha mempertahankan set, Djokovic memanfaatkan sejumlah kesalahan lawannya untuk merebut break penting.
Djokovic akhirnya mengamankan set kedua 6-4 dan mengubah pertandingan menjadi lebih terbuka.
Pola serupa kembali terjadi pada set penentuan ketika Zverev berusaha mempertahankan peluang untuk merebut kemenangan.
Djokovic tetap tenang menghadapi tekanan dan menunggu kesempatan hingga gim terakhir set ketiga.
Ketika Zverev melakukan kesalahan saat melakukan servis pada kedudukan 4-5, Djokovic langsung memanfaatkan peluang tersebut.
Break itu memastikan Djokovic merebut set ketiga 6-4 sekaligus menyelesaikan comeback spektakuler dalam tiga set.
Kemenangan atas Zverev juga memperpanjang tren comeback Djokovic sepanjang penampilannya di China Open 2026.
Pada babak 16 besar, Djokovic sebelumnya harus bangkit setelah kehilangan set pertama dari petenis China, Bu Yunchaokete.
Djokovic akhirnya menang 4-6, 7-6(2), 6-2 untuk mencatat kemenangan ke-31 secara beruntun di Beijing.
Hasil tersebut membuat Djokovic menyamai rekor Nadal sebelum akhirnya melewatinya saat menghadapi Zverev.
Tantangan berikutnya bagi Djokovic adalah Daniil Medvedev yang sudah memastikan tempat di semifinal.
Medvedev, unggulan ketiga, mengalahkan Francisco Cerundolo dengan skor 7-6(4), 6-3 pada Minggu.
Duel Djokovic dan Medvedev pun menjadi salah satu pertandingan yang paling dinantikan di semifinal China Open 2026.
Rekor sempurna Djokovic di Beijing kini akan kembali diuji menghadapi mantan petenis nomor satu dunia tersebut.***