Pebalap Mercedes, George Russell, mencatatkan waktu lap tercepat pada satu-satunya sesi latihan bebas (Free Practice) Formula 1 GP Singapura. Kendati dipastikan memulakan balapan Minggu dari posisi paling belakang akibat hukuman penalti penggantian mesin, pebalap asal Inggris tersebut tampil impresif mengungguli para pesaingnya.
Russell membukukan catatan waktu unggul 0,198 detik atas pebalap Ferrari Charles Leclerc di posisi kedua, serta berjarak 0,273 detik dari Lando Norris (McLaren) yang mengamankan tempat ketiga.
Lewis Hamilton finis di posisi keempat dengan selisih hampir setengah detik, usai membatalkan upaya fast lap terakhirnya akibat sempat kehilangan kendali ban belakang (slide) di Tikungan 10. Sementara itu, Oscar Piastri melengkapi lima besar pebalap penggunakaan ban lunak (soft).
Di kubu Red Bull, Max Verstappen menjadi pebalap tercepat yang menguji kompon ban medium, menempati urutan keenam dengan jarak 0,732 detik dari Russell.
Uji Coba Komparatif Aerodinamika Mercedes
Sesi latihan di Sirkuit Marina Bay ini dimanfaatkan tim Mercedes untuk melakukan komparasi perangkat aerodinamika secara langsung:
-
Andrea Kimi Antonelli: Pemimpin klasemen sementara F1 yang unggul 84 poin tersebut berada di posisi ketujuh. Antonelli menggunakan jet darat W17 spesifikasi terbaru guna menguji efektivitas paket upgrade yang sebelumnya dibawa pada F1 GP Malaysia.
-
George Russell: Menggunakan mobil spesifikasi lama untuk mengumpulkan data komparatif bagi tim Silver Arrows.
Di barisan sepuluh besar, Isack Hadjar (Red Bull) mengamankan urutan kedelapan, diikuti Pierre Gasly (Alpine) dan Liam Lawson (Racing Bulls).
Lintasan Berdebu hingga Drama Audit Mesin
Sesi latihan berlangsung tanpa kendala besar selain terhentinya mobil Nico Hulkenberg di ujung pit lane akibat masalah teknis pada mobil Audi miliknya. Para pebalap sempat mengeluhkan minimnya cengkeraman (grip) akibat kondisi lintasan yang sangat berdebu dan berasap tipis.
Di barisan belakang, duo tim Cadillac, Sergio Perez dan Valtteri Bottas, mencatatkan waktu paling lambat di posisi ke-21 dan ke-22.
Aksi para pebalap langsung berlanjut ke sesi kompetitif Kualifikasi Sprint. Akhir pekan ini menjadi momen bersejarah bagi Singapura yang untuk pertama kalinya menggelar format Sprint Race sepanjang sejarah penyelenggaraan F1.