Pembalap muda berbakat milik Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, berada di ambang sejarah besar Formula 1 pada GP Amerika Serikat 2026 di Sirkuit Circuit of the Americas (COTA), Austin. Baru melakoni musim keduanya di F1, pembalap asal Italia ini berpeluang mematahkan rekor legendaris Sebastian Vettel sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah.
Pada musim 2010 silam, Vettel mencatatkan rekor sebagai juara dunia F1 termuda di usia 23 tahun bersama Red Bull Racing. Kini, 16 tahun berselang, Antonelli berpotensi menajamkan rekor fantastis tersebut dengan menjadi juara dunia di usia yang tiga tahun lebih muda (19 tahun).
Namun, saat ditanya mengenai momen bersejarah Vettel dalam konferensi pers pra-balapan di Austin, Antonelli memberikan jawaban polos yang mengundang gelak tawa.
“Jujur, saya tidak ingat momen itu. Waktu itu usia saya baru empat tahun, maaf ya! Saya cuma ingat dulu masih main mobil-mobilan Hot Wheels, jadi tidak ingat saat Vettel mengunci gelar,” tutur Antonelli sembari tertawa, mengutip Motorsport.com.
“Baru setelah tumbuh dewasa saya menonton ulang balapan itu. Pertarungan gelarnya gila dan sangat ketat antara para senior di sini [Lewis Hamilton, Fernando Alonso, Mark Webber, dan Vettel],” tambahnya.
Skenario Peluang Juara Dunia di GP Austin
Peluang matematis pertama Antonelli untuk mengunci gelar Juara Dunia F1 2026 terbuka pada Seri ke-18 di Austin akhir pekan ini. Meski demikian, syaratnya terbilang cukup berat: Antonelli harus mencetak minimal 23 poin lebih banyak dibanding rekan setim sekaligus rival terdekatnya, George Russell.
Kendati demikian, di mana pun Antonelli mengunci takhta juara musim ini—baik di Austin, Meksiko, maupun Brasil—ia dipastikan tetap akan mematahkan rekor rekor Vettel tersebut.
“Saya berada di posisi yang luar biasa. Sepanjang musim ini, merasakan momentum dan performa mobil yang sangat mendukung, saya tahu punya kesempatan nyata untuk bertarung merebut gelar,” ujar Antonelli.
“Tetapi pendekatan saya tetap sama. Setiap kali turun ke lintasan, target saya adalah menjadi yang tercepat dan menang. Entah saya mengunci gelar pekan ini, pekan depan, atau di Brasil nanti, kita lihat saja,” tegas pembalap muda Italia itu.
Sempat Dihadang Masalah Seat di Sesi Latihan
Awal akhir pekan Antonelli di Austin sempat terganggu masalah teknis pada Jumat (23/10/2026). Pada awal sesi Latihan Bebas 2 (FP2), ia kehilangan waktu sekitar 15 menit akibat posisi seat (kursi kemudi) di mobil Mercedes W17 milikinya yang melonggar.
Meski begitu, setelah perbaikan cepat oleh kru mekanik, Antonelli langsung menunjukkan ritme balap yang sangat menjanjikan. Ia sukses menyudahi FP2 di posisi kedua tercepat, tepat di belakang pembalap Ferrari, Charles Leclerc, yang menguasai seluruh sesi latihan Jumat.