BASEL – Novak Djokovic membuka langkah di Swiss Indoors Basel 2026 dengan kemenangan dramatis setelah menaklukkan Ugo Humbert melalui pertarungan tiga set, Kamis (29/10/2026).
Petenis Serbia itu membalikkan keadaan untuk menang 4-6, 6-3, 6-4 dalam duel selama dua jam 26 menit sekaligus menjaga peluang lolos ke ATP Finals di Turin.
Kemenangan ini krusial bagi Djokovic yang masih berjuang menembus delapan besar klasemen ATP Live Race To Turin demi tampil pada turnamen penutup musim tersebut.
Djokovic Bangkit setelah Kehilangan Set Pertama
Djokovic sempat berada dalam tekanan ketika Humbert tampil agresif sejak awal pertandingan dengan mengandalkan forehand keras dan pukulan datar dari area baseline.
Strategi petenis kidal asal Prancis itu membuat Djokovic kehilangan set pembuka dengan skor 4-6 dan harus mencari cara untuk menghentikan dominasi lawannya.
Mantan petenis nomor satu dunia tersebut kemudian merespons dengan mematahkan servis Humbert pada gim pertama set kedua, sebelum meningkatkan konsistensi permainan untuk merebut set itu 6-3.
Humbert sempat meminta jeda medis saat tertinggal 1-4 akibat masalah pada punggung bawahnya, sementara Djokovic terus memperkuat kendali permainan hingga memaksakan set penentuan.
Pada set ketiga, Djokovic mempertahankan tekanan dan akhirnya memastikan kemenangan 6-4 setelah melewati perlawanan ketat dari lawannya.
“Saya harus bertahan menghadapi tekanan, tetapi berhasil menemukan ritme permainan pada awal set kedua,” kata Djokovic setelah melewati pertandingan selama dua jam 26 menit, dikutip dari ATP, Kamis.
“Pertandingan ini sangat ketat dan intens sejak awal. Dia memukul bola dengan sangat baik, bermain sangat agresif, dan semakin unggul. Saya terus mendapat tekanan sejak poin pertama,” ujar Djokovic.
Peluang ke ATP Finals Belum Aman
Kemenangan atas Humbert membawa Djokovic tetap berada dalam persaingan menuju ATP Finals, meskipun posisinya masih membutuhkan perbaikan melalui hasil pertandingan berikutnya.
Petenis berusia 39 tahun itu menempati peringkat ke-11 klasemen sementara ATP Live Race To Turin dengan selisih 319 poin dari Rafael Jodar yang berada di posisi kesembilan.
Dengan delapan tempat tersedia untuk nomor tunggal putra, Djokovic membutuhkan hasil maksimal di Basel agar peluangnya tampil di Turin semakin terbuka.
Catatan Kemenangan Djokovic Terus Bertambah
Keberhasilan mengatasi Humbert juga memperpanjang rekor Djokovic menjadi 33 kemenangan berturut-turut atas petenis Prancis pada level tur profesional.
Ia turut mencatat kemenangan ke-20 di level tur sepanjang musim 2026, sekaligus mempertahankan pencapaian meraih sedikitnya 20 kemenangan selama 21 musim beruntun.
Sebelum tampil di Basel, Djokovic menjuarai turnamen ATP 500 Beijing pada awal Oktober dan menerima wildcard untuk mengikuti Swiss Indoors Basel, ajang yang pernah dimenanginya saat menjalani debut pada 2009.
Jan-Lennard Struff Menanti di Babak Kedua
Tantangan berikutnya datang dari petenis Jerman Jan-Lennard Struff yang melaju setelah mengalahkan rekan senegaranya, Yannick Hanfmann, dengan skor 6-4, 6-3.
Struff datang dengan modal lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir, termasuk keberhasilannya mencapai final turnamen ATP di Brussel pada pekan sebelumnya.
Meski lawannya sedang berada dalam performa positif, Djokovic memiliki rekor sempurna 8-0 dalam delapan pertemuan sebelumnya melawan Struff.
Apabila kembali menang, Djokovic berpeluang menghadapi petenis Portugal Nuno Borges yang menyingkirkan unggulan Casper Ruud dengan skor 1-6, 6-3, 6-4.
Persaingan menuju ATP Finals kini menjadi motivasi utama Djokovic untuk terus melangkah di Basel, karena setiap kemenangan dapat menentukan peluangnya mengamankan tempat di antara para pemain terbaik musim ini.***