NEW YORK – Carlos Alcaraz memastikan langkahnya ke babak ketiga US Open 2026 setelah menaklukkan Jaime Faria dalam duel empat set di Arthur Ashe Stadium, Kamis (3/9/2026) pagi WIB.
Alcaraz sempat kehilangan set pembuka dengan skor 4-6 sebelum mengubah jalannya pertandingan dan mengamankan tiga set berikutnya, 6-0, 6-3, 6-2.
Kemenangan tersebut menunjukkan kemampuan Alcaraz merespons tekanan setelah permainan agresif Faria membuatnya kesulitan sepanjang set pertama.
Faria mampu mencuri break pada kedudukan 3-3 setelah Alcaraz melakukan kesalahan pada pukulan forehand usai servis.
Petenis Spanyol itu menilai dirinya terlalu tergesa-gesa ketika mendapat kesempatan mencetak poin penting pada awal pertandingan.
“Saya tidak sabar dan terburu-buru, sehingga gagal memanfaatkan peluang,” kata Alcaraz, dikutip dari ATP.
Situasi berubah drastis memasuki set kedua ketika Alcaraz mulai bermain lebih berani dan meningkatkan tekanan dari garis belakang.
Alcaraz sempat menyelamatkan peluang break sebelum mengambil kendali dan memenangkan delapan gim secara beruntun.
Pukulan forehand pass menjadi salah satu momen penting ketika Alcaraz berhasil merebut servis Faria dan membangkitkan antusiasme penonton.
Set kedua menjadi titik balik karena Alcaraz menyelesaikannya hanya dalam 33 menit tanpa memberikan kesempatan bagi Faria untuk mengembangkan permainan.
Momentum tersebut terus dipertahankan Alcaraz hingga dua set terakhir dan membawanya menutup pertandingan dalam waktu dua jam 40 menit.
Statistik ATP mencatat Alcaraz menghasilkan 43 winner serta memenangkan 70 persen poin dari servis keduanya sepanjang pertandingan.
Kemenangan atas Faria juga memperpanjang rekor Alcaraz menjadi sembilan kemenangan tanpa kekalahan di babak utama Grand Slam sepanjang musim 2026.
Catatan tersebut semakin memperkuat ambisi Alcaraz untuk kembali mengangkat trofi US Open setelah menjadi juara turnamen tersebut pada 2025.
Alcaraz juga telah mengoleksi 26 kemenangan di babak utama US Open, jumlah yang menjadi catatan terbaiknya dibandingkan tiga turnamen Grand Slam lainnya.
Sebagai unggulan kedua, Alcaraz kini berada dalam jalur untuk mempertahankan mahkota US Open dan mencatat prestasi bersejarah.
Jika berhasil kembali menjadi juara, Alcaraz berpeluang menjadi petenis pertama setelah Roger Federer yang mampu mempertahankan gelar tunggal putra US Open.
Namun, tantangan berikutnya sudah menanti karena Alcaraz akan bertemu petenis China Wu Yibing pada putaran ketiga.
Wu melaju setelah mengalahkan James Duckworth tiga set langsung dengan skor 7-5, 6-3, 6-1 pada Kamis (3/9/2026).
Duel melawan Wu akan menjadi ujian berikutnya bagi Alcaraz dalam perjalanan mempertahankan gelar Grand Slam terakhir musim ini.***