NINGBO – Ganda campuran Indonesia Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah tersingkir di babak 16 besar Kejuaraan Badminton Asia (Badminton Asia Championships / BAC 2026 ).
Amri/Nita harus mengakui superioritas Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dalam duel dua gim langsung 10-21 dan 15-21 Kamis (9/4/2026) siang, yang berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, China, dengan total hadiah USD 550.000.
Gim pertama Amri/Nita berjalan tragis karena agresivitas Feng/Huang membuat mereka langsung tertinggal 4-8, memperlihatkan kesulitan dalam menahan tekanan lawan nomor satu dunia.
Dominasi pasangan China berlanjut hingga interval, dengan skor 5-11, dan Amri/Nita tidak berhasil membalikkan keadaan, sehingga gim pembuka berakhir telak 10-21.
Gim kedua sempat memberi harapan, Amri/Nita memimpin 7-1 di awal, namun momentum itu hanya sesaat dan tidak mampu dipertahankan menghadapi kebangkitan Feng/Huang.
Pasangan China kemudian menyamakan skor menjadi 7-7 dan memimpin 11-10 saat interval, sebelum menutup gim kedua 21-15, memastikan seluruh wakil Indonesia di sektor ganda campuran tersingkir dari BAC 2026.
Hasil ini membuat rekor pertemuan Amri/Nita versus Feng/Huang menjadi 0-4, menegaskan dominasi mereka sebaga ganda campuran nomor satu peringkat dunia BWF, sementara Amri/Nita berada di peringkat 16 dunia.
Sebelumnya, ganda campuran Indonesia lainnya, Jafar Hidayatullah/Felisha Albertha Nathaniel Pasaribu, juga tersingkir di babak 16 besar usai kalah dari Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong asal Korea Selatan, menambah catatan pahit Indonesia di turnamen ini.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi PBSI untuk evaluasi strategi dan persiapan jelang kompetisi internasional berikutnya, terutama dalam menghadapi dominasi China yang masih sulit ditandingi.***