JAKARTA – Manchester United (MU) mulai memasuki babak baru dalam pencarian pelatih permanen setelah performa tim meningkat drastis bersama Michael Carrick, namun manajemen Setan Merah dikabarkan masih membuka peluang menghadirkan sosok lain yang dianggap mampu membangun era baru di Old Trafford.
Nama Andoni Iraola kini muncul sebagai kandidat terkuat setelah keberhasilannya mengangkat performa Bournemouth menjadi salah satu tim paling agresif dan mengejutkan di Liga Inggris musim ini.
Pelatih asal Spanyol itu sukses mencuri perhatian berkat gaya bermain intens, cepat, menyerang, dan penuh tekanan yang membuat Bournemouth mampu bersaing di papan atas bahkan membuka peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Manchester United diyakini tertarik karena Iraola dianggap mampu mengatasi persoalan klasik tim yang selama beberapa musim terakhir terlihat kehilangan identitas permainan, minim agresivitas, dan kurang konsisten di berbagai lini.
Filosofi Andoni Iraola Bisa Ubah Wajah MU
Andoni Iraola dikenal sebagai pelatih yang mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan pendekatan sepak bola menyerang dan pressing tinggi sejak menit awal pertandingan.
Strategi itu membuat timnya bermain sangat intens dengan tekanan ketat di seluruh area lapangan demi merebut bola secepat mungkin dan menciptakan peluang instan di area berbahaya lawan.
Gaya permainan Iraola bahkan sempat disebut sebagai “chaos football” karena mampu menciptakan tempo liar yang membuat lawan kesulitan mengendalikan pertandingan.
Manchester United menjadi salah satu korban sulitnya menghadapi sistem Iraola karena dalam beberapa pertemuan melawan Bournemouth, Setan Merah gagal tampil dominan meski memiliki skuad yang lebih mahal.
“Tim saya harus bermain berani, agresif, dan terus menekan tanpa rasa takut,” ujar Andoni Iraola dalam salah satu wawancaranya mengenai filosofi permainan dilansir Sports Illustrated, Kamis (7/5/2026).
Jika benar ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester United, Iraola diyakini akan melakukan sejumlah perubahan besar termasuk dalam komposisi pemain inti.
Prediksi Susunan Pemain Manchester United Era Andoni Iraola
- Kiper : Senne Lammens
Senne Lammens disebut mulai mendapat kepercayaan besar setelah tampil stabil sepanjang musim debutnya bersama Manchester United.
Kiper muda asal Belgia itu dianggap cocok dengan gaya permainan Iraola karena memiliki refleks cepat dan kemampuan distribusi bola yang cukup baik dari bawah.
- Bek Kanan : Tino Livramento
Tino Livramento diprediksi menjadi target ideal untuk memperkuat sisi kanan pertahanan Manchester United.
Kecepatan, stamina, dan kemampuan menyerang Livramento dianggap sesuai dengan kebutuhan Iraola yang menginginkan fullback aktif membantu serangan.
- Bek Tengah : Matthijs de Ligt
Matthijs de Ligt tetap menjadi sosok penting di jantung pertahanan meski musimnya sempat terganggu cedera.
Bek asal Belanda itu dinilai punya kualitas kepemimpinan dan kemampuan duel yang sangat cocok untuk sistem bertahan agresif.
- Bek Tengah : Lisandro Martinez
Lisandro Martinez diperkirakan masih menjadi pilihan utama karena karakter permainannya yang keras, berani, dan nyaman membangun serangan dari belakang.
Kehadiran Martinez juga penting untuk menjaga keseimbangan lini belakang Manchester United.
- Bek Kiri : Adrien Truffert
Adrien Truffert berpeluang mengikuti Iraola menuju Old Trafford setelah tampil impresif bersama Bournemouth.
Bek kiri asal Prancis itu memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan overlap yang sangat mendukung permainan menyerang cepat.
- Gelandang Bertahan : Sandro Tonali
Sandro Tonali disebut menjadi target potensial Manchester United untuk memperkuat lini tengah musim depan.
Tonali dinilai mampu menghadirkan kombinasi kekuatan fisik, distribusi bola, dan agresivitas yang dibutuhkan dalam sistem Iraola.
- Gelandang Tengah : Kobbie Mainoo
Kobbie Mainoo diprediksi menjadi fondasi utama masa depan Manchester United.
Perkembangan pesat Mainoo membuatnya dianggap cocok sebagai motor permainan dalam skema pressing cepat ala Iraola.
- Sayap Kanan : Bryan Mbeumo
Bryan Mbeumo diyakini tetap menjadi bagian penting lini serang berkat kreativitas dan kemampuan mencetak gol dari sisi kanan.
Meski performanya sempat menurun dalam beberapa bulan terakhir, Mbeumo tetap dianggap punya kualitas besar untuk bangkit.
- Gelandang Serang : Bruno Fernandes
Bruno Fernandes hampir dipastikan tetap menjadi pusat permainan Manchester United.
Kebebasan bergerak dan kemampuan menciptakan peluang membuat Fernandes tetap menjadi senjata utama dalam berbagai era pelatih.
“Bruno adalah pemain yang bisa mengubah pertandingan kapan saja,” ungkap salah satu pengamat Premier League mengenai pengaruh besar sang kapten.
- Sayap Kiri : Yan Diomande
Yan Diomande muncul sebagai kandidat mengejutkan untuk memperkuat sisi kiri serangan.
Pemain muda berusia 19 tahun itu tampil luar biasa di Bundesliga dengan kontribusi gol dan assist yang terus meningkat sepanjang musim.
- Penyerang Tengah : Benjamin Sesko
Benjamin Sesko diperkirakan menjadi ujung tombak utama dalam proyek baru Manchester United.
Striker muda tersebut dinilai memiliki kombinasi fisik, kecepatan, dan penyelesaian akhir yang sangat cocok untuk pola permainan vertikal milik Iraola.
MU Berpotensi Tampil Lebih Agresif
Kehadiran Andoni Iraola diyakini bisa membawa perubahan besar terhadap identitas permainan Manchester United yang selama ini dianggap kehilangan arah.
Permainan cepat, pressing tanpa henti, serta keberanian menyerang kemungkinan akan menjadi wajah baru Setan Merah apabila proyek besar bersama Iraola benar-benar terwujud musim depan.
Rincian Pemain Potensial Manchester United Era Iraola:
- Kiper: Senne Lammens
- Bek Kanan: Tino Livramento
- Bek Tengah: Matthijs de Ligt
- Bek Tengah: Lisandro Martinez
- Bek Kiri: Adrien Truffert
- Gelandang: Sandro Tonali
- Gelandang: Kobbie Mainoo
- Sayap Kanan: Bryan Mbeumo
- Gelandang Serang: Bruno Fernandes
- Sayap Kiri: Yan Diomande
- Striker: Benjamin Sesko. ***