Bau mulut tercium dari jauh tentu bisa membuat siapa saja tidak merasa nyaman, baik saat berbicara dengan orang lain atau saat di lingkungan sekolah hingga kerja.
Masalah yang dalam dunia medis disebut dengan halitosis ini ternyata tidak selalu disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan gigi.
Banyak orang rutin menyikat gigi dua kali sehari, tapi masih mengalami bau mulut yang cukup mengganggu.
Lantas, apa saja penyebabnya? Mari simak penjelasannya lebih lanjut.
5 Penyebab Bau Mulut yang Sering Tidak Disadari
Ada beberapa penyebab bau mulut yang muncul tapi tidak disadari, antara lain:
1. Lidah yang Jarang Dibersihkan
Terlalu fokus sikat gigi dan mengabaikan kebersihan lidah ada hal salah. Karena permukaan lidah memiliki banyak celah kecil yang menjadi tempat berkumpulnya bakteri.
Ketika bakteri berkembang biak di area tersebut, mereka menghasilkan senyawa sulfur yang menimbulkan aroma tidak sedap.
Inilah alasan mengapa bau mulut bisa tetap muncul meskipun gigi terlihat bersih. Untuk mengatasinya, biasakan membersihkan lidah saat sikat gigi.
2. Mulut Kering atau Kurang Produksi Air Liur
Rongga mulut dapat terjaga kebersihannya berkat air liur. Cairan ini membantu membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Ketika produksi air liur berkurang, bakteri akan lebih mudah berkembang, sehingga menimbulkan bau mulut.
Kondisi ini sering terjadi saat seseorang kurang minum air putih, tidur terlalu lama, atau mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Jika Anda sering bangun tidur dengan napas tidak sedap, kemungkinan besar penyebabnya adalah mulut kering selama tidur.
3. Sisa Makanan yang Menumpuk di Sela Gigi
Menyikat gigi saja terkadang tidak cukup untuk mengangkat semua sisa makanan. Partikel makanan yang tersangkut di sela-sela gigi dapat membusuk dan menjadi sumber bau mulut.
Masalah ini semakin parah jika seseorang jarang menggunakan benang gigi atau dental floss.
Bakteri akan memanfaatkan sisa makanan tersebut sebagai sumber makanan dan menghasilkan bau yang tidak sedap.
Karena itu, penggunaan dental floss secara rutin sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan mulut secara menyeluruh.
4. Konsumsi Makanan Beraroma Tajam
Beberapa jenis makanan memang terkenal sebagai penyebab bau mulut. Misalnya adalah bawang-bawangan, jengkol, hingga makanan berbumbu kuat.
Menariknya aroma dari makanan tersebut tidak hanya tertinggal di mulut. Setelah dicerna, senyawa tertentu dapat masuk ke aliran darah dan keluar melalui paru-paru saat bernapas.
Akibatnya, bau mulut bisa bertahan selama beberapa jam meskipun Anda sudah menyikat gigi.
5. Gigi Berlubang dan Masalah Gusi
Gigi berlubang sering menjadi tempat persembunyian bakteri dan sisa makanan. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dapat memicu bau mulut yang cukup kuat.
Selain itu, penyakit gusi seperti gingivitis dan periodontitis juga dapat menyebabkan aroma tidak sedap dari mulut.
Biasanya kondisi ini disertai gejala lain seperti gusi bengkak, mudah berdarah, atau nyeri saat mengunyah.
Pemeriksaan rutin ke dokter gigi sangat penting untuk mendeteksi masalah ini sejak dini.
Menjaga kebersihan mulut setiap hari adalah langkah penting untuk mencegah bau mulut datang kembali.
Mulailah dari cara dasar yaitu rutin menyikat gigi dengan pasta gigi pilihan yang siap membuat napas lebih segar seperti Closeup.
Pasta gigi Closeup memiliki formula Zinc Antibakteri yang sudah teruji dan mampu menjaga nafas tetap segar lebih dari 18 jam.
Saat menyikat gigi, busanya juga lebih lembut sehingga efektif membersihkan kotoran pada gigi dan bagian mulut terdalam.
Jangan biarkan napas bau mengganggu aktivitas Anda. Pastikan Anda menggunakan pasta gigi Closeup dengan rutin.