PORTLAND – San Antonio Spurs dipastikan tidak dapat menurunkan bintang muda andalan mereka, Victor Wembanyama, pada Game 3 babak pertama playoff melawan Portland Trail Blazers yang digelar Jumat malam waktu setempat.
Wembanyama masih dalam tahap pemulihan cedera gegar otak yang dialaminya saat Game 2, sehingga belum dinyatakan siap bermain sesuai protokol medis NBA.
Pihak Spurs mengonfirmasi bahwa kondisi sang pemain masih dalam pemantauan ketat dan ia harus melewati tahapan evaluasi medis sebelum kembali ke lapangan, sehingga statusnya resmi “tidak tersedia” untuk pertandingan krusial tersebut.
Pelatih Spurs, Mitch Johnson, menyatakan bahwa kondisi Wembanyama terus membaik meski belum cukup untuk kembali bertanding.
“Victor tidak bermain malam ini. Tentu ada banyak pertimbangan, tapi dia dalam kondisi baik dan terus menunjukkan perkembangan,” ujar Johnson dalam pernyataannya dikutip dari laman NAB, Sabtu (25/4/2026).
Cedera terjadi saat Game 2 ketika Wembanyama harus meninggalkan pertandingan di kuarter kedua dan tidak kembali hingga laga berakhir.
Tanpa kehadiran pemain berpostur 7 kaki 4 inci asal Prancis tersebut, Spurs harus mengakui keunggulan Portland dengan skor tipis 106-103, yang membuat kedudukan seri 1-1 jelang Game 3.
Wembanyama tetap ikut bersama tim ke Portland sambil menjalani protokol ketat gegar otak NBA yang mewajibkan serangkaian pemeriksaan neurologis sebelum dinyatakan fit.
Pemain harus lolos sejumlah tes berbasis baseline kesehatan otak yang sudah dilakukan sejak awal musim untuk memastikan kelayakan kembali bertanding.
Absennya Wembanyama menjadi pukulan besar bagi Spurs yang mengandalkan performa dominan sang bintang sepanjang musim reguler.
Spurs sebelumnya mencatat rekor impresif meski tanpa Wembanyama, namun kontribusinya tetap krusial dengan rata-rata 25 poin, 11,5 rebound, 3,1 assist, dan 3,1 blok per game—tertinggi di liga untuk kategori blok.
Di tengah situasi sulit, Spurs tetap menjaga kebersamaan tim, termasuk momen unik saat para pemain memakai topi koboi untuk merayakan Keldon Johnson yang meraih gelar Sixth Man of the Year.
“Tim ini tetap solid apa pun yang terjadi,” menjadi gambaran suasana ruang ganti Spurs di tengah tekanan playoff.***


