JAKARTA – Pembalap Yamaha Fabio Quartararo akhirnya mengonfirmasi bahaw ia akan melakukan debut dengan prototype motor V4 Yamaha pada tes MotoGP Misano yang dijadwalkan pada 15 September 2025. Sebelumnya, ia sempat menetapkan Misano sebagai tempat debut motor baru ini, namun belum jelas apakah itu akan terjadi pada tes pascabalapan atau tes privat.
“Di Misano, saya akan menguji V4… pada hari Senin,” ujar Quartararo dengan antusias usai balapan di Austria. “Akan menyenangkan melihat potensi motor baru ini.”
Prototype motor V4 ini dikembangkan oleh Yamaha bersama dengan pembalap penguji Augusto Fernandez dan Andrea Dovizioso, dan akan dipersiapkan sebagai pengganti mesin Inline-4 yang digunakan pada motor YZR-M1 musim depan, jika terbukti kompetitif.
Quartararo: Percaya pada Pengalaman Fernandez dan Dovizioso, Tapi Menunggu Uji Coba Pribadi
Meskipun Fernandez dan Dovizioso sudah menguji prototype tersebut dan memberikan umpan balik positif, Quartararo memilih untuk menunda penilaiannya hingga ia mencoba motor tersebut sendiri.
“Augusto dan Dovi adalah pembalap yang sangat berpengalaman, dan tentu saja, saya percaya dengan mereka,” ujar Quartararo, dilansir dari Crash. “Tetapi sampai saya mencoba motornya, saya tidak ingin berasumsi apa pun.”
Fernandez sendiri mengungkapkan bahwa Yamaha masih menahan output mesin V4 dan mengambil pendekatan bertahap untuk meningkatkan performa motor.
“Mesinnya belum mencapai potensi penuhnya; mereka belum memberikan kami tenaga penuh,” ungkap Fernandez.
Menyikapi hal tersebut, Quartararo mengakui bahwa motor V4 masih memiliki beberapa kekurangan, terutama terkait kecepatan.
“Saya tahu itu masih lambat, di mesinnya. Tapi ini adalah titik yang krusial bagi masa depan, untuk tidak hanya memiliki motor yang cepat, tetapi juga cepat di lintasan lurus.”
Selain itu, Yamaha juga berharap mesin V4 ini akan memberikan keunggulan dalam hal performa pengereman, terutama dengan memanfaatkan lebih banyak tenaga pada ban belakang untuk deselerasi.
Tes Pra-Musim 2026 Menjadi Titik Penting Bagi Proyek V4
Meskipun tes Misano dianggap penting, Quartararo menekankan bahwa tes pra-musim 2026 akan menjadi titik penentuan bagi pengembangan motor V4 ini.
“Kami akan menjalani tes Misano dan Valencia. Tapi setelah itu, yang terpenting bagi saya adalah tes pra-musim,” ujar Quartararo. “Karena antara Misano dan Valencia, Anda tidak bisa benar-benar mengganti motor. Tapi antara November dan Februari, Anda punya banyak waktu untuk beradaptasi. Bagi saya, Februari akan menjadi tes terpenting untuk waktu yang lama.”
Quartararo juga menyebutkan bahwa Yamaha kemungkinan besar akan mengandalkan mesin V4 musim depan, karena motor dengan mesin Inline-4 sudah dianggap kurang berkembang dan tidak lagi kompetitif.
“Kami tidak bisa balapan lagi dengan mesin inline-4, kami sudah terlalu jauh, dan kami belum banyak berkembang dengan motor itu,” tambah Quartararo. “Jadi, cukup yakin kami akan balapan dengan mesin V4. Saya tak sabar untuk menguji motornya, karena saya pikir kami benar-benar butuh perubahan.”
GP Austria, Akhir Pekan Terburuk Quartararo dan Yamaha
Meski optimis dengan perkembangan motor baru, Yamaha dan Quartararo mengalami akhir pekan yang sangat sulit di GP Austria. Masalah grip belakang yang berkelanjutan, diperparah dengan penggunaan ban belakang baru yang lebih kaku, membuat Quartararo hanya mampu finis di posisi ke-15, meraih satu poin, sementara YZR-M1 menduduki empat posisi terbawah dalam timesheets balapan.
“Masalah yang kami hadapi di trek ini sama [seperti di tempat lain], tetapi jauh lebih banyak,” ungkap Quartararo mengenai kesulitan yang ia alami di Austria.
Augusto Fernandez, yang sudah menguji mesin V4 pada tes privat Yamaha, direncanakan akan menggunakan motor tersebut dalam penampilan wild-card akhir musim ini.
MotoGP Misano 2025 diharapkan akan memberikan lebih banyak jawaban terkait potensi motor baru Yamaha, dengan banyak harapan yang digantungkan pada debut V4 Quartararo yang akan datang.