JAKARTA – Atmosfer Piala Dunia 2026 semakin terasa setelah sejumlah tim peserta mulai berdatangan ke Amerika Serikat untuk menjalani tahap akhir persiapan menjelang kick-off turnamen yang akan dimulai pada 12 Juni 2026 WIB.
Kedatangan para kontestan menandai dimulainya fase krusial sebelum kompetisi sepak bola terbesar di dunia digelar secara serentak di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Juara bertahan Argentina menjadi salah satu negara yang lebih dulu menginjakkan kaki di Negeri Paman Sam setelah tiba pada 31 Mei 2026 melalui wilayah Missouri.
Kehadiran skuad berjuluk La Albiceleste langsung menarik perhatian publik setempat karena mereka datang menggunakan pesawat khusus dengan nuansa biru-putih yang menampilkan nomor 10 legendaris yang identik dengan Lionel Messi dan Diego Maradona.
Messi bersama rekan-rekannya diketahui menjadikan Origin Hotel di pusat Kota Kansas City sebagai tempat menginap selama menjalani agenda persiapan.
Laporan media lokal menyebutkan area sekitar hotel mendapatkan pengamanan ekstra berupa pemasangan pagar pembatas dan penambahan personel keamanan untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan tim.
Suasana Argentina juga terasa kuat di sekitar hotel karena berbagai ornamen bertema La Albiceleste dipasang untuk menyambut kedatangan sang juara dunia.
Foto-foto para pemain bintang Argentina bahkan menghiasi bagian depan kawasan hotel sehingga menjadi daya tarik bagi para pendukung yang datang.
Sehari setelah Argentina tiba, Timnas Inggris menyusul mendarat di Amerika Serikat dan langsung memusatkan latihan di Florida.
Pelatih Thomas Tuchel memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengoptimalkan kondisi fisik dan taktik tim menjelang pertandingan resmi.
Salah satu fokus utama Inggris adalah proses adaptasi terhadap cuaca panas yang diperkirakan akan menjadi tantangan selama turnamen berlangsung.
Para pemain The Three Lions menjalani latihan intensif dalam temperatur tinggi agar mampu beradaptasi dengan kondisi pertandingan yang sesungguhnya.
Selain latihan rutin, Inggris juga dijadwalkan menjalani laga uji coba guna mengukur kesiapan skuad sebelum memasuki persaingan sesungguhnya.
Di kubu tuan rumah, Amerika Serikat juga terus mematangkan persiapan akhir di bawah arahan Mauricio Pochettino.
Pelatih asal Argentina tersebut memanfaatkan sejumlah pertandingan persahabatan untuk menemukan kombinasi pemain terbaik yang akan menjadi andalan di hadapan publik sendiri.
Brasil yang berstatus pemegang lima gelar juara dunia tiba di Amerika Serikat pada 2 Juni melalui Bandara Internasional Newark, New Jersey.
Rombongan Selecao termasuk Neymar tampil rapi mengenakan setelan jas abu-abu ketika keluar dari area kedatangan bandara.
Kedatangan Brasil telah dipersiapkan secara matang dengan dua bus resmi tim yang sudah menunggu di lokasi.
Pengawalan ketat dari aparat kepolisian juga diterapkan selama perjalanan menuju pusat latihan guna memastikan mobilitas tim berjalan lancar.
Pada hari yang sama, Timnas Turki turut mendarat di Amerika Serikat melalui Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood di Florida.
Skuad Ay-Yildizlilar mendapatkan sambutan resmi dari sejumlah pejabat diplomatik Turki yang bertugas di Amerika Serikat.
Duta Besar Turki untuk Amerika Serikat, Sedat Onal, serta Konsul Jenderal Turki, Resul Sahinol, hadir langsung menyambut kedatangan tim nasional mereka.
Sementara itu, Timnas Iran dijadwalkan memulai perjalanan menuju Amerika Utara pada 6 Juni 2026 setelah sempat menghadapi kendala administrasi terkait proses visa.
Persetujuan dokumen perjalanan yang akhirnya diterbitkan Pemerintah Amerika Serikat memungkinkan seluruh pemain dan staf Iran mengikuti agenda turnamen sesuai rencana.
Sebelum keberangkatan tersebut, Iran terlebih dahulu memindahkan lokasi persiapan dari Arizona ke Tijuana sebagai bagian dari penyesuaian terhadap situasi keamanan dan diplomatik yang berkembang.
Di sisi lain, beberapa kekuatan besar Eropa seperti Spanyol, Prancis, dan Portugal masih menyelesaikan agenda persiapan terakhir sebelum terbang menuju lokasi turnamen.
Gelombang kedatangan peserta diperkirakan terus berlangsung dalam beberapa hari ke depan hingga seluruh negara peserta menempati markas masing-masing.
Piala Dunia 2026 akan mencatat sejarah baru sebagai edisi terbesar sepanjang penyelenggaraan dengan melibatkan 48 negara peserta.
Sebanyak 104 pertandingan akan dimainkan di tiga negara tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, sepanjang periode 11 Juni hingga 19 Juli 2026.
Penyelenggara saat ini juga terus menyelesaikan berbagai aspek pendukung guna menjamin kelancaran kompetisi.
Keamanan, transportasi, akomodasi, dan operasional pertandingan menjadi fokus utama agar ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut dapat berlangsung aman, nyaman, dan sukses.***