JAKARTA – Piala Dunia 2026 bukan hanya menjadi panggung bagi para bintang lapangan hijau, tetapi juga arena pertarungan para pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia sepak bola internasional.
Menjelang turnamen terbesar yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut, berbagai federasi sepak bola rela menggelontorkan dana besar demi mendapatkan sosok pelatih yang dianggap mampu membawa tim nasional meraih prestasi maksimal.
Besarnya gaji yang diterima para pelatih elite ini menunjukkan bahwa peran arsitek tim kini semakin vital dalam menentukan kesuksesan sebuah negara di ajang empat tahunan tersebut.
Mengutip laporan Bolavip US, berikut 10 pelatih timnas bergaji tertinggi negara peserta Piala Dunia 2026:
10. Lionel Scaloni (Argentina) – $2.6 juta atau Rp42,3 Miliar per Tahun
Pelatih tim nasional Argentina, Lionel Scaloni, menjadi sosok yang berhasil mengakhiri penantian panjang negaranya setelah membawa La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kesuksesan tersebut semakin lengkap setelah ia mempersembahkan gelar Copa America 2021 dengan mengalahkan Brasil di Stadion Maracana.
Meski gajinya tergolong lebih rendah dibanding pelatih elite lainnya, reputasi Scaloni tetap berada di jajaran teratas berkat prestasi gemilang yang telah diraih bersama Argentina.
9. Gustavo Alfaro (Paraguay) – $2.8 juta atau Rp45,5 Miliar per Tahun
Gustavo Alfaro dikenal sebagai pelatih yang piawai membangun tim dengan karakter kuat dan disiplin tinggi.
Namanya mencuat ketika sukses mengantarkan Ekuador lolos ke Piala Dunia 2022 meski tim tersebut sempat diterpa berbagai kontroversi selama fase kualifikasi.
Kini Paraguay mempercayakan proyek kebangkitan sepak bolanya kepada Alfaro yang terkenal dengan pendekatan taktis yang solid dan mentalitas pantang menyerah.
8. Javier Aguirre (Meksiko) – $2.8 juta atau Rp45,5 Miliar per Tahun
Javier Aguirre kembali dipercaya menangani Meksiko menjelang Piala Dunia 2026.
Pelatih veteran tersebut memiliki pengalaman panjang di pentas internasional setelah memimpin El Tri pada edisi 2002 dan 2010.
Pengalaman menghadapi tekanan besar di turnamen level dunia menjadi alasan utama federasi sepak bola Meksiko kembali menunjuk Aguirre untuk menghadapi tantangan sebagai tuan rumah.
7. Jesse Marsch (Kanada) – $2.8 juta Rp45,5 Miliar per Tahun
Kanada memilih Jesse Marsch sebagai pemimpin proyek ambisius mereka menuju Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Amerika Serikat itu dikenal dengan filosofi permainan agresif dan intensitas tinggi yang dibentuk selama kariernya di Major League Soccer, Austria, hingga Liga Inggris bersama Leeds United.
Marsch kini dituntut mengoptimalkan generasi emas Kanada agar mampu bersaing dengan negara-negara besar saat tampil di hadapan publik sendiri.
6. Fabio Cannavaro (Uzbekistan) – $4.5 juta atau Rp73,1 Miliar per Tahun
Legenda sepak bola Italia Fabio Cannavaro menjadi salah satu nama besar yang akan meramaikan Piala Dunia 2026 dari pinggir lapangan.
Pemenang Ballon d’Or 2006 tersebut dipercaya memimpin Uzbekistan yang sedang menikmati momentum bersejarah setelah berhasil menembus putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Federasi Uzbekistan berharap pengalaman dan kepemimpinan Cannavaro mampu memperkuat fondasi tim dalam menghadapi persaingan level tertinggi.
5. Roberto Martinez (Portugal) – $4.5 juta atau Rp73,1 Miliar per Tahun
Roberto Martinez memasuki Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi tinggi bersama Portugal.
Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya sukses membawa Belgia meraih posisi ketiga pada Piala Dunia 2018, pencapaian terbaik negara tersebut dalam sejarah modern.
Kini Martinez memiliki tantangan besar untuk memaksimalkan potensi skuad Portugal yang dipenuhi pemain bertalenta dan kandidat juara dunia.
4. Thomas Tuchel (Inggris) – $6.5 juta atau Rp105,6 Miliar per Tahun
Thomas Tuchel menjadi salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi setelah dipercaya menangani Inggris.
Pelatih asal Jerman tersebut dikenal luas berkat keberhasilannya membawa Chelsea menjuarai Liga Champions UEFA 2021.
Federasi Sepak Bola Inggris menaruh harapan besar kepada Tuchel untuk mengakhiri puasa gelar turnamen besar yang telah berlangsung sejak keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia 1966.
3. Mauricio Pochettino (Amerika Serikat) – $6.8 juta atau Rp110,5 Miliar per Tahun
Amerika Serikat membuat langkah berani dengan menunjuk Mauricio Pochettino sebagai pelatih kepala tim nasional.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu memiliki reputasi tinggi dalam mengembangkan pemain muda serta membangun tim yang kompetitif.
Target utama Pochettino adalah membawa Amerika Serikat melangkah jauh di turnamen yang berlangsung di tanah mereka sendiri.
2. Julian Nagelsmann (Jerman) – $7.9 juta atau Rp128,4 Miliar per Tahun
Julian Nagelsmann menjadi figur sentral dalam proyek regenerasi sepak bola Jerman.
Mantan pelatih Bayern Munchen tersebut dikenal sebagai salah satu inovator taktik terbaik di Eropa dengan pendekatan permainan yang fleksibel dan modern.
Federasi Jerman berharap Nagelsmann mampu mengembalikan kejayaan Der Panzer setelah beberapa tahun terakhir mengalami hasil yang kurang memuaskan di turnamen besar.
1. Carlo Ancelotti (Brasil) – $11.3 juta atau Rp183,7 Miliar per Tahun
Carlo Ancelotti menempati posisi puncak daftar pelatih tim nasional dengan bayaran tertinggi menjelang Piala Dunia 2026.
Pelatih asal Italia itu memiliki rekam jejak luar biasa sebagai pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions UEFA bersama AC Milan dan Real Madrid.
Penunjukannya oleh Brasil menjadi sinyal kuat bahwa Selecao hanya memiliki satu target, yakni merebut gelar juara dunia keenam yang telah lama dinantikan para pendukungnya.
Brasil merekrut Carlo Ancelotti bukan sekadar untuk tampil kompetitif, tetapi untuk membawa pulang trofi Piala Dunia.***