Suasana Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Senayan mendadak riuh oleh senyuman. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mencuri perhatian publik setelah melontarkan pujian setinggi langit yang menyamakan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dengan sosok legendaris era Orde Baru, Moerdiono.
Momen unik ini terjadi di tengah jalannya Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Salah satu agenda krusial dalam rapat tersebut adalah pengambilan keputusan tingkat II untuk mengesahkan RUU tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Saat berdiri di podium, politikus Gerindra ini langsung menyapa Prasetyo Hadi dengan sebuah metafora sejarah yang berbobot.
“Yang kami hormati, Ketua dan Wakil Ketua DPR RI, rekan-rekan anggota DPR RI, dan yang kami hormati, Menteri Sekretaris Negara, Pak Prasetyo Hadi ini. Pak, ini nih… siapa namanya? Moerdiono yang disempurnakan ini,” seloroh Habiburokhman disambut hangat oleh peserta rapat.
Sebagai catatan sejarah, Moerdiono adalah salah satu jangkar politik terkuat di era Presiden ke-2 RI Soeharto, yang memegang rekam jejak mentereng sebagai Mensesneg selama dua periode berturut-turut pada medio 1988–1998.
Kapolri Listyo Sigit Juga Ikut Diganjar Tepuk Tangan Meriah
Tak hanya Mensesneg Prasetyo Hadi yang membawa pulang pujian. Habiburokhman juga memanfaatkan momen langka tersebut untuk mengapresiasi kehadiran para petinggi negara lainnya yang duduk di kursi undangan, termasuk Menkum Supratman Andi Agtas dan Wamenkum Eddy Hiariej.
Secara khusus, pandangan Habiburokhman tertuju pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang hadir langsung mengawal jalannya pengesahan RUU Polri.
“Yang kami hormati, Menteri Hukum Republik Indonesia, yang kami hormati, Pak Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Jarang-jarang beliau hadir di sini. Salah satu Kapolri terbaik sepanjang masa. Kita kasih tepuk tangan,” ujar Habiburokhman yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan dari seluruh ruang sidang.