JAKARTA – Pantai Gading membuka perjalanan mereka di Grup E Piala Dunia 2026 dengan hasil manis setelah mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Ekuador dalam laga sengit yang berlangsung di Lincoln Financial Field, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026).
Kata kunci Pantai Gading vs Ekuador langsung menjadi sorotan setelah pertandingan menghadirkan duel ketat yang berlangsung hingga menit-menit terakhir sebelum akhirnya ditentukan oleh aksi gemilang Amad Diallo.
Kemenangan Pantai Gading atas Ekuador juga menjadi bukti efektivitas permainan tim asuhan Emerse Fae yang mampu memanfaatkan peluang krusial pada momen paling menentukan untuk meraih tiga poin penting di laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026.
Sejak awal pertandingan, kedua tim memperlihatkan pendekatan menyerang yang membuat tempo laga berlangsung cepat dan terbuka.
Pantai Gading berusaha mengontrol permainan melalui dominasi lini tengah serta eksploitasi sisi lapangan untuk menciptakan peluang.
Di sisi lain, Ekuador memilih mengandalkan serangan balik cepat yang beberapa kali mampu merepotkan pertahanan lawan.
Babak pertama menyuguhkan sejumlah peluang berbahaya dari kedua kubu.
Ekuador nyaris membuka keunggulan ketika John Yeboah dan Alan Minda melepaskan tembakan yang hanya mampu membentur mistar gawang.
Pantai Gading juga memperoleh kesempatan emas melalui Elye Wahi, namun penyelesaiannya masih terhalang tiang gawang.
Meski kedua tim saling menekan, skor kacamata tetap bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.
Pantai Gading tampil lebih agresif dengan terus menekan pertahanan Ekuador demi mencari gol pembuka.
Sepanjang pertandingan, tim berjuluk The Elephants tersebut tercatat menghasilkan 15 percobaan ke arah gawang lawan.
Ekuador tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan sengit melalui 12 peluang yang mereka ciptakan.
Ketatnya duel di lapangan juga memunculkan banyak pelanggaran yang membuat pertandingan berlangsung keras.
Wasit harus mengeluarkan tiga kartu kuning untuk pemain Pantai Gading yang diterima Guela Doue, Seko Fofana, dan Franck Kessie.
Sementara Ekuador hanya mendapatkan satu kartu kuning yang diterima Jackson Porozo.
Secara keseluruhan, kedua tim membukukan total 23 pelanggaran sepanjang laga yang berlangsung hingga masa tambahan waktu.
Saat pertandingan tampak akan berakhir tanpa pemenang, Pantai Gading akhirnya menemukan celah pada menit ke-90.
Amad Diallo yang star dari bangku cadangan menggantikan Bazoumana Toure pada menit 56 menjadi pembeda.
Serangan bermula dari pergerakan Wilfried Singo di sisi kanan yang berhasil menembus pertahanan lawan sebelum mengirimkan umpan ke area berbahaya.
Bola kemudian disambut Amad Diallo dengan penyelesaian tenang dan terukur yang mengarah ke sudut gawang Ekuador.
Gol tersebut langsung mengubah jalannya pertandingan sekaligus memecah kebuntuan yang bertahan hampir sepanjang laga.
Gelandan Manchester United itu pun tampil sebagai pahlawan kemenangan Pantai Gading melalui gol telat yang memastikan skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tambahan tiga poin membuat Pantai Gading memulai kampanye mereka di Grup E dengan posisi yang sangat menjanjikan.
Hasil ini juga meningkatkan kepercayaan diri skuad Emerse Fae untuk menghadapi pertandingan berikutnya dalam upaya lolos ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Sementara bagi Ekuador, kekalahan dramatis tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diperbaiki agar peluang mereka di Grup E tetap terjaga.***