Aksi nekad pengemudi mobil mewah Toyota Alphard memicu kecelakaan beruntun berdarah di kawasan Jalan Menur Pumpungan, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore. Mobil bernomor polisi N 1882 ACI tersebut menyapu sedikitnya 10 sepeda motor, 3 mobil, hingga satu gerobak bakso hingga hancur berantakan.
Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan pemandangan mencekam. Tumpukan puluhan sepeda motor yang tertabrak berada dalam kondisi ringsek parah, bahkan beberapa di antaranya terlipat tak berbentuk. Dagangan dari gerobak bakso yang hancur ikut berserakan di badan jalan.
Warga yang emosional melihat kejadian tersebut sempat mengepung kendaraan pelaku. Bodi depan Alphard mengalami kerusakan parah akibat benturan, sementara kaca mobil pecah dan plat nomornya dicopot oleh massa yang geram sebelum polisi tiba di lokasi.
Kronologi: Berawal dari Hit and Run di Lampu Merah
Salah satu korban selamat yang merupakan mahasiswa ITS, Naufal (19), membeberkan bahwa kejadian bermula dari aksi tabrak lari (hit and run). Alphard yang dikemudikan seorang pria sebatang kara itu awalnya menabrak mobil Toyota Zenix di kawasan lampu merah Jalan A.R. Hakim.
Bukannya berhenti, pengemudi Alphard justru menginjak gas dalam-dalam untuk melarikan diri hingga terus menerjang kendaraan lain di depannya secara brutal sepanjang rute pengejaran menuju Jalan Menur Pumpungan sekitar pukul 15.15 WIB.
“Awalnya ada bapak-bapak korban tabrakan cerita, Alphard itu sudah nabrak mobil Zenix di lampu merah lalu kabur dikejar warga. Di sepanjang jalan, Alphard-nya makin maut dan terus menabrak kendaraan lain,” ungkap Naufal yang mengalami luka di bagian kaki akibat Honda Vario miliknya ringsek dilindas.
Kesaksian senada disampaikan oleh Jeriko (26). Pengendara motor Vario ini mengaku tak sempat menghindar saat gelombang benturan terjadi dari arah belakang.
” Alphard itu langsung menyeruduk dari belakang tanpa pengereman. Saya tertabrak sampai terdorong dan menghantam mobil putih di depan saya,” ujar Jeriko yang menderita cedera terkilir di bagian pinggang.
Pengemudi Diduga Bawah Pengaruh Obat, Kasus Ditangani Polsek Sukolilo
Usai terhenti akibat terhalang kendaraan yang ditabraknya, pengemudi Alphard langsung diamankan oleh warga sekitar dari amukan massa yang lebih parah. Di lokasi, berhembus dugaan kuat bahwa pengemudi mengendarai kendaraan di bawah pengaruh obat-obatan atau zat terlarang.
Beberapa korban yang mengalami luka berat dan patah tulang telah dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Ubaya dan RS Haji Surabaya untuk mendapatkan perawatan medis darurat.
Guna mencegah kemacetan total yang mengular di sepanjang koridor Jalan Menur Pumpungan, petugas kepolisian melokalisasi area kejadian dengan garis polisi (police line).
Saat ini, pengemudi Alphard beserta barang bukti telah diamankan ke Polsek Sukolilo, Surabaya, untuk menjalani pemeriksaan tes urine serta proses hukum lebih lanjut.