JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan pembangunan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.
Infrastruktur sementara tersebut kini menjadi akses utama mobilisasi material dan alat berat menuju lokasi proyek pendidikan prioritas pemerintah itu.
Rampungnya jembatan tersebut dinilai menjadi solusi penting atas kendala akses menuju kawasan pembangunan sekolah. Dengan tersambungnya jalur logistik, proses distribusi material konstruksi hingga operasional kendaraan proyek kini dapat berjalan lebih lancar dan efisien.
Pembangunan Jembatan Bailey dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Menteri PU untuk mempercepat dukungan infrastruktur dasar bagi proyek Sekolah Rakyat di Brebes. Pengerjaannya melibatkan kolaborasi antara Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta dengan Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan konektivitas jalan dan jembatan memiliki fungsi vital dalam mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memastikan pembangunan layanan dasar berjalan optimal, termasuk sektor pendidikan.
“Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antar unit organisasi, di antaranya untuk mengatasi keterbatasan akses dalam mobilisasi material pembangunan. Segala daya dan upaya akan kita lakukan untuk memastikan pembangunan Sekolah Rakyat untuk adik-adik kita, dapat selesai dengan tepat waktu, tepat kualitas dan tepat biaya,” ujar Menteri Dody.
Secara teknis, jembatan yang dipasang memiliki panjang 90 meter dengan lebar 4 meter dan kapasitas beban hingga 25 ton. Meski bersifat sementara, struktur tersebut dirancang untuk menopang mobilitas kendaraan proyek dan distribusi material selama proses pembangunan berlangsung.
Keberadaan jembatan juga menjadi penopang utama dalam pengangkutan lebih dari 2.000 ton struktur rangka baja menuju lokasi proyek. Selain itu, akses tersebut akan digunakan untuk lalu lintas truk mixer dalam pekerjaan pengecoran yang menjadi tahapan krusial pembangunan Sekolah Rakyat.
Pemerintah menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Brebes dapat selesai sesuai jadwal agar siap digunakan pada tahun ajaran baru 2026. Program ini merupakan bagian dari agenda prioritas nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Percepatan pembangunan sekolah tidak hanya menitikberatkan pada gedung pendidikan, tetapi juga memastikan dukungan infrastruktur penunjang tersedia secara memadai. Karena itu, pembangunan akses jalan dan jembatan menjadi faktor penting agar proyek dapat berjalan tanpa hambatan logistik.
Kementerian PU menegaskan akan terus memperkuat sinergi antarunit kerja dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proyek-proyek prioritas pemerintah dapat diselesaikan tepat waktu. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat manfaat pembangunan agar segera dirasakan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan dasar.