Keseruan ajang Formula 1 GP Hungaria diwarnai luapan emosi sengit dari juara dunia empat kali, Max Verstappen. Pembalap Red Bull Racing tersebut kedapatan mengumpat keras melalui radio tim dan menyebut dua pembalap tim satelit Racing Bulls sebagai “orang-orang tolol” akibat dinilai menghalangi jalurnya.
Meski berhasil menyentuh garis finish di posisi kedua di belakang pembalap McLaren, Lando Norris, balapan Verstappen sejatinya diwarnai berbagai keluhan intensif terkait kondisi mobil dan hambatan traffic di lintasan.
Pemicu Emosi: Aksi Saling Salip Tim Satelit di Tikungan 2
Puncak kekesalan pembalap asal Belanda ini terjadi saat ia mencoba membalap dua pembalap tim “saudara” Red Bull, yakni Liam Lawson dan Arvid Lindblad.
Dari rekaman onboard, alih-alih memberikan jalan (blue flag) bagi Verstappen yang memimpin di depan, pasangan pembalap Racing Bulls tersebut justru tetap asyik saling bertarung sengit saat memasuki Tikungan 2.
“Oh, mereka harus dapat penalti! Ini benar-benar konyol, orang-orang tolol ini. Ya Tuhan!” teriak Verstappen murka di radio tim.
Terungkap Penyebabnya: Lampu ‘Blue Flag’ Mengalami System Failure
Usai balapan berakhir, terungkap fakta bahwa amukan Verstappen dipicu oleh kendala teknis internal panitia balap. Terjadi kerusakan sistem pada panel lampu kontrol, sehingga sinyal blue flag (perintah memberikan jalan bagi pembalap di depannya) gagal muncul di layar kemudi (steering wheel display) para pembalap.
Akibatnya, Lawson dan Lindblad tidak menyadari secara otomatis bahwa mobil Verstappen sudah berada tepat di belakang mereka.
Ajaib Naik Podium di Tengah Mobil Rusak
Di samping insiden emosional tersebut, Verstappen mengaku sangat heran bagaimana ia bisa mengamankan podium kedua. Pasalnya, selain mengeluhkan keseimbangan mobil dari tikungan ke tikungan, ia juga menemukan adanya kerusakan pada bodi mobilnya usai balapan.
Verstappen menilai hasil runner-up ini sebagai bentuk pencapaian di luar batas kemampuan (overperformance) Red Bull akhir pekan ini.
Max mengaku balapan di Hungaroring menjadi salah satu momen paling menguras tenaga dan pikiran sepanjang musim ini.
“Secara keseluruhan, saya masih belum benar-benar paham bagaimana kami bisa finish kedua. Namun sebagai tim, kami tampil sangat solid. Ini adalah salah satu balapan terberat tahun ini dari segi rasa berkendara dan menjaga keseimbangan mobil. Bisa berdiri di podium adalah hasil yang sungguh luar biasa,” pungkas Verstappen.