JAKARTA – Khitan memiliki manfaat penting bagi kesehatan anak, terutama dalam membantu menjaga kebersihan organ reproduksi, menurunkan risiko infeksi, serta mendukung tumbuh kembang anak secara lebih sehat. Namun, bagi sebagian keluarga, biaya khitan masih menjadi pertimbangan di tengah kebutuhan rumah tangga dan pendidikan yang juga harus dipenuhi. Karena itu, layanan khitanan massal menjadi salah satu bentuk dukungan yang dapat meringankan beban keluarga secara langsung.
Melalui program PNM Peduli yang bekerja sama dengan Baitul Maal Madani (BMM), sebanyak 121 anak mengikuti kegiatan khitanan massal. Para peserta terdiri atas anak nasabah PNM Mekaar, anak karyawan PNM, serta masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian PNM dalam menghadirkan manfaat yang tidak hanya berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial dan kesehatan keluarga.
Salah satu penerima manfaat, Ratna, nasabah PNM Mekaar sejak 2018, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Khitanan massal ini sangat membantu kondisi keuangan keluarga kami. Biaya yang seharusnya digunakan untuk khitan bisa dialokasikan untuk kebutuhan sekolah anak. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PNM yang terus peduli kepada nasabah dan masyarakat,” ujar Ratna.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional dan Hubungan Kelembagaan PNM, Lalu Dodot Patria Ary, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
“Terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan khitanan putra-putranya kepada PNM. Kami juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh tenaga medis yang telah membantu pelaksanaan khitanan massal ini sehingga dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, kami berharap manfaat PNM dapat semakin dirasakan oleh keluarga dan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dodot.