BANDUNG – Persib Bandung memburu kemenangan saat menjamu Dewa United pada pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (11/10/2026) pukul 19.00 WIB. Namun, ambisi Maung Bandung mengamankan tiga poin di kandang dibayangi persoalan kebugaran pemain di tengah jadwal pertandingan yang padat.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menyadari kondisi fisik pemain menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi rangkaian pertandingan yang berdekatan. Karena itu, rotasi skuad diperlukan agar tim tetap kompetitif tanpa menambah risiko cedera.
Tolic berharap sejumlah pemain yang tengah menjalani pemulihan bisa segera kembali memperkuat tim. Danijel Loncar, Gakuto Notsuda, dan Beckham Putra Nugraha menjadi nama yang dinantikan untuk menambah pilihan dalam menyusun komposisi pemain.
Kembalinya para pemain tersebut akan memberikan keleluasaan bagi tim pelatih untuk menjaga keseimbangan skuad. Terlebih, Persib membutuhkan kedalaman tim untuk menghadapi agenda kompetisi yang semakin rapat.
“Semoga mereka bisa kembali lebih cepat agar kami punya pilihan rotasi yang lebih baik. Yang terpenting di rentang jadwal yang padat ini adalah tidak ada cedera baru,” ujar Tolic.
Di tengah upaya menjaga kebugaran pemain, Persib juga harus mewaspadai kekuatan Dewa United. Tolic secara khusus menyoroti Egy Maulana Vikri yang dinilainya memiliki kualitas dan kerap menunjukkan performa menjanjikan ketika bermain di Bandung.
Meski mengakui ancaman Egy, Tolic memastikan Persib tidak akan menyiapkan pengawalan khusus untuk pemain tersebut. Menurut dia, kekuatan Dewa United tidak hanya bertumpu pada satu nama, sehingga seluruh pemain lawan perlu diantisipasi.
“Egy adalah pemain bagus dan selalu tampil terinspirasi di kota ini. Tidak ada pengawalan khusus untuknya, tetapi dia jelas berbahaya. Kendati demikian, Dewa United memiliki banyak pemain berkualitas lain yang juga harus diwaspadai. Pada sisi lain, mereka juga tentu harus memikirkan kekuatan dan bahaya dari tim kami,” tutur Tolic.
Pernyataan tersebut menunjukkan Persib tidak ingin hanya berfokus pada pergerakan Egy. Maung Bandung tetap harus mengantisipasi permainan kolektif Dewa United sekaligus memaksimalkan potensi yang dimiliki untuk mengamankan kemenangan.
Dewa United Siap Manfaatkan Kondisi Persib
Di kubu lawan, Dewa United datang dengan modal persiapan yang dinilai cukup ideal. Jeda internasional dimanfaatkan tim untuk mematangkan taktik sekaligus memulihkan kebugaran pemain sebelum bertandang ke markas Persib.
Pelatih Dewa United, Osmar Loss, mengaku timnya antusias kembali bertanding setelah melewati jeda kompetisi. Persiapan yang telah dijalani membuat Dewa United membidik hasil positif dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat tersebut.
“Kami senang bisa kembali bertanding setelah jeda internasional. Kami punya waktu persiapan yang sangat bagus. Ekspektasi kami besok adalah sebuah pertandingan besar, dan kami ingin menciptakan keuntungan untuk bisa memenangi laga,” kata Osmar.
Pelatih asal Brasil itu juga memberikan apresiasi kepada Persib yang memiliki rekam jejak kuat sebagai juara bertahan tiga musim beruntun serta tampil di kompetisi antarklub internasional.
Meski demikian, Osmar melihat jadwal padat yang harus dijalani Persib dapat menjadi salah satu aspek yang perlu diperhitungkan Dewa United. Frekuensi pertandingan yang berdekatan dinilai bisa memengaruhi pilihan pemain dan kesiapan fisik tim tuan rumah.
“Bermain dua hari sekali menjadi tantangan bagi Persib dalam memilih pemain yang segar. Selain itu, dinamika permainan di liga tentu akan berbeda dengan laga internasional. Kami siap memberikan perlawanan terbaik besok,” lanjutnya.
Pernyataan Osmar memperlihatkan Dewa United tidak datang ke Bandung hanya untuk bertahan. Tim tamu berupaya memanfaatkan persiapan yang dimiliki untuk memberikan tekanan kepada Persib dan membuka peluang membawa pulang hasil maksimal.
Dukungan Bobotoh Jadi Suntikan Motivasi
Persib memiliki keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Kehadiran Bobotoh di Stadion Si Jalak Harupat diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi Marc Klok dan rekan-rekan untuk tampil maksimal sepanjang pertandingan.
Meski demikian, dukungan suporter perlu diimbangi dengan efektivitas permainan dan pengelolaan tenaga pemain. Persib harus mampu menjaga intensitas permainan sekaligus mengantisipasi ancaman Dewa United yang memiliki waktu persiapan cukup baik.
Pertandingan ini pun menjadi ujian bagi kedua tim dengan modal berbeda. Persib memburu tiga poin di kandang di tengah tantangan jadwal padat, sedangkan Dewa United berusaha memaksimalkan masa persiapan untuk mencuri hasil positif di Bandung.
Kemenangan akan menjadi target utama Maung Bandung demi menjaga konsistensi di Super League 2026/2027. Namun, Persib tetap dituntut waspada karena Dewa United datang dengan kesiapan dan ambisi untuk memberikan perlawanan maksimal.