INDRAMAYU – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, akan selesai pada akhir Januari 2025. Proyek ini bertujuan merelokasi warga yang terdampak banjir rob.
“Mudah-mudahan Januari selesai. Kami sedang mengupayakan percepatan penyelesaian meskipun terkendala cuaca,” ujar Mensos usai meninjau lokasi pembangunan di Desa Eretan, Indramayu, Selasa (14/1).
Pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera Bermartabat dilakukan di atas lahan seluas 1,6 hektare, mencakup 9.900 meter persegi untuk perumahan dan 6.100 meter persegi untuk fasilitas umum dan ekonomi.
Area tersebut dilengkapi 93 rumah tipe 36 dengan luas tanah masing-masing 60 meter persegi. Rumah-rumah ini dirancang dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, dan kamar mandi.
Selain itu, kawasan ini memiliki fasilitas pendukung, seperti taman untuk lansia dan anak-anak, tempat ibadah, Z Corner, serta area UMKM untuk meningkatkan produktivitas warga.
“Fasilitas ini diharapkan dapat menunjang produktivitas dan pemberdayaan warga yang direlokasi,” kata Mensos.
Mensos menjelaskan, pembangunan kampung ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten Indramayu, Baznas, dan Habitat for Humanity.
Ia menilai pendekatan kolaboratif seperti ini bisa menjadi model untuk diterapkan di wilayah lain dalam menangani permasalahan sosial.
“Presiden menginginkan kerja bersama antara pemerintah pusat, daerah, swasta, dan lembaga lainnya. Indramayu dipilih karena lahannya sudah siap,” tambahnya.
Program ini akan diperluas ke daerah lain, seperti Kabupaten Demak dan Serdang Bedagai. Selain itu, Kemensos juga telah memberikan bantuan berupa pemberdayaan sosial, Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi), bantuan permakanan untuk lansia dan disabilitas, operasi katarak gratis, serta bantuan bagi anak yatim piatu di Indramayu.
“Ya, ada pemberdayaan untuk warga, khususnya untuk memproduksi hal-hal yang berbau kelautan. Tetapi kami berharap, dalam jangka panjang, warga yang direlokasi ini mendapatkan hunian layak,” pungkas Mensos Saifullah Yusuf.