JAKARTA – Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanannya bersama tim nasional Argentina. Keputusan tersebut diumumkan sang kapten pada Senin (31/8/2026) melalui sebuah pesan yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
- 1. Messi dan Argentina Kembali ke Final Piala Dunia
- 2. Messi Sudah Menulis Pesan Perpisahan Dua Hari Setelah Final
- 3. Kepergian Sang Ayah Memperkuat Keputusan Messi
- 4. Messi Resmi Mengumumkan Pensiun
- 5. Dua Dekade Bersama Argentina
- 6. Messi Akhirnya Mendapatkan Trofi Bersama Argentina
- 7. Bukan Berarti Messi Pensiun dari Sepak Bola
- Akhir dari Sebuah Era
Keputusan Messi datang setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam Albiceleste. Pemain berusia 39 tahun itu sebelumnya membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia 2022 dan Copa America 2021 serta 2024.
Namun, keputusan untuk meninggalkan timnas tidak muncul secara tiba-tiba. Messi mengaku sudah memikirkan masa depannya sejak pertandingan final Piala Dunia 2026.
1. Messi dan Argentina Kembali ke Final Piala Dunia
Perjalanan terakhir Messi bersama Argentina berlangsung di Piala Dunia 2026. La Albiceleste berhasil mencapai pertandingan final dan berhadapan dengan Spanyol.
Sayangnya, Argentina gagal mempertahankan gelar juara dunia. Mereka kalah 0-1 dari Spanyol melalui pertandingan yang berlangsung hingga perpanjangan waktu.
Hasil tersebut membuat Messi menutup Piala Dunia terakhirnya dengan status runner-up. Meski gagal mempertahankan trofi, Messi tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina hingga pertandingan terakhir turnamen.
2. Messi Sudah Menulis Pesan Perpisahan Dua Hari Setelah Final
Hal menarik terungkap dari pernyataan Messi.
Menurut AFA, pesan perpisahan tersebut sebenarnya sudah ditulis pada 21 Juli 2026, atau dua hari setelah pertandingan final Piala Dunia.
Artinya, Messi sudah mulai mengambil keputusan untuk meninggalkan timnas tidak lama setelah Argentina kalah dari Spanyol.
Namun, tulisan tersebut belum langsung dipublikasikan kepada publik. Messi memilih menyimpannya terlebih dahulu sambil mempertimbangkan keputusan besar tersebut.
3. Kepergian Sang Ayah Memperkuat Keputusan Messi
Situasi kemudian berubah setelah ayah Messi, Jorge Messi, meninggal dunia pada awal Agustus 2026.
Dalam pesan perpisahannya, Messi mengatakan bahwa setelah kejadian tersebut, dirinya semakin yakin dengan keputusan untuk mengakhiri karier internasional.
Jorge Messi memiliki peran besar dalam perjalanan karier sang pemain sejak masih muda. Karena itu, kepergian sang ayah menjadi salah satu momen emosional dalam proses Messi menentukan masa depannya bersama Argentina.
4. Messi Resmi Mengumumkan Pensiun
Setelah melalui proses pertimbangan, Messi akhirnya mengumumkan keputusannya pada 31 Agustus 2026.
Dalam pesannya, Messi menyampaikan bahwa keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi ia memahami bahwa waktunya telah tiba untuk menutup perjalanan bersama timnas.
Messi juga menegaskan bahwa dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan ketika membela Argentina, termasuk pada masa-masa ketika tim tersebut belum mendapatkan banyak kesuksesan.
Ia kemudian mengucapkan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, pengurus federasi, dan para pendukung Argentina yang telah menemaninya selama perjalanan panjang bersama timnas.
5. Dua Dekade Bersama Argentina
Messi menjalani debutnya bersama tim senior Argentina pada 2005. Selama lebih dari 20 tahun, ia berkembang dari pemain muda menjadi kapten sekaligus ikon terbesar Albiceleste.
Menurut data Reuters, Messi menutup karier internasionalnya dengan 207 penampilan dan 125 gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi pemain dengan jumlah penampilan sekaligus pencetak gol terbanyak dalam sejarah tim nasional Argentina.
Perjalanan Messi bersama Argentina juga sempat dipenuhi kekecewaan. Ia pernah gagal meraih trofi setelah kalah di final Piala Dunia 2014 serta dua final Copa America secara beruntun.
Bahkan pada 2016, Messi sempat mengumumkan pensiun dari timnas setelah Argentina kalah dari Chile pada final Copa America. Namun, ia kemudian kembali memperkuat Albiceleste.
6. Messi Akhirnya Mendapatkan Trofi Bersama Argentina
Perjalanan panjang tersebut akhirnya berubah setelah Argentina menjuarai Copa America 2021.
Trofi itu menjadi gelar senior pertama Messi bersama Argentina. Kesuksesan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kemenangan atas Italia pada Finalissima 2022.
Puncaknya terjadi di Piala Dunia 2022 Qatar. Messi menjadi kapten Argentina ketika mereka mengalahkan Prancis melalui adu penalti dalam final dramatis.
Argentina kemudian kembali menjadi juara Copa America pada 2024. Dengan demikian, Messi meninggalkan timnas setelah menjadi bagian dari periode paling sukses dalam sejarah modern Argentina.
7. Bukan Berarti Messi Pensiun dari Sepak Bola
Keputusan Messi ini perlu dipahami sebagai pensiun dari tim nasional Argentina, bukan pensiun total dari sepak bola.
Messi masih melanjutkan karier di level klub bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Reuters juga melaporkan bahwa Messi sebelumnya telah memperpanjang kontraknya bersama Inter Miami hingga 2028.
Dengan begitu, penggemar masih dapat melihat Messi bermain di level klub meski tidak lagi mengenakan seragam Argentina.
Akhir dari Sebuah Era
Keputusan Messi menandai berakhirnya salah satu era terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.
Dari pemain muda yang sempat mendapat kritik karena dianggap belum mampu membawa Argentina meraih gelar, Messi akhirnya meninggalkan timnas sebagai juara dunia dan pemegang berbagai rekor.
Ia mengakhiri perjalanan dengan 125 gol dari 207 pertandingan, empat trofi senior utama bersama Argentina, serta status sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah Albiceleste.
Kini, Argentina harus memulai babak baru tanpa pemain yang selama lebih dari 20 tahun menjadi pusat permainan mereka. Sementara Messi akan melanjutkan karier klubnya dan menyaksikan generasi berikutnya meneruskan perjalanan La Albiceleste dari luar lapangan.