JAKARTA – Manchester United (MU) kembali menjadi sorotan dalam bursa transfer setelah muncul perkembangan terbaru terkait target mereka, Yan Diomande, yang kini tengah dibicarakan dalam negosiasi kontrak baru bersama RB Leipzig.
Klub asal Jerman tersebut dikabarkan membuka peluang menyisipkan klausul pelepasan dalam kontrak anyar sang pemain, sebuah detail penting yang berpotensi mengubah arah perburuan pemain muda paling diminati di Eropa itu.
Situasi ini langsung menarik perhatian Manchester United yang sedang berburu winger kiri baru untuk menyesuaikan kebutuhan taktik pelatih Ruben Amorim dalam sistem 3-4-2-1.
Menurut laporan Sports Illustrated, Langkah ini menjadi krusial setelah United gagal mengamankan Antoine Semenyo pada bursa transfer musim dingin lalu.
Performa gemilang Yan Diomande pada musim debutnya di Bundesliga membuat namanya melesat sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan saat ini.
Pemain berusia 19 tahun itu mencatatkan kontribusi impresif berupa 10 gol dan tujuh assist, sebuah pencapaian yang langsung mengundang minat klub-klub elite Eropa.
RB Leipzig sebelumnya mematok harga tinggi di kisaran 100 juta euro atau sekitar Rp1,7 triliun, angka yang dinilai terlalu besar bagi Manchester United untuk pemain yang masih minim pengalaman di level senior.
Namun, opsi klausul pelepasan dalam kontrak baru membuka skenario berbeda yang dinilai lebih realistis bagi klub peminat, termasuk United.
Menurut laporan pakar transfer Fabrizio Romano, masa depan Diomande kini berada di titik krusial dengan peluang 50-50 antara hengkang pada musim panas ini atau bertahan dengan kontrak baru yang memberinya kontrol lebih besar atas kariernya.
Agen baru sang pemain saat ini tengah bernegosiasi dengan Leipzig untuk mendapatkan peningkatan gaji signifikan seiring lonjakan performanya.
Ketika direkrut dari Leganés dengan nilai sekitar 23 juta dolar, Diomande belum memiliki posisi tawar kuat karena minim pengalaman.
Kini, dengan performa menanjak dan perhatian dari berbagai klub besar, nilai serta daya tawarnya meningkat drastis.
Kontrak baru tersebut juga disebut akan mengharuskan Diomande bertahan setidaknya satu musim lagi di Leipzig.
Skema ini mengingatkan pada langkah Benjamin Šeško yang sebelumnya memperpanjang kontrak sebelum akhirnya pindah setelah satu tahun.
Manchester United bukan satu-satunya klub yang mengincar tanda tangan Diomande dalam waktu dekat.
Bayern Munich dilaporkan ikut memantau situasi sang pemain meski lini serang mereka sudah cukup padat.
Selain itu, Paris Saint-Germain juga disebut sangat serius mengikuti perkembangan pemain muda tersebut.
Di Inggris, Liverpool menjadi pesaing terdekat Manchester United dalam perburuan ini.
The Reds dikabarkan tengah mencari sosok penerus jangka panjang Mohamed Salah di sektor sayap.
Jika klausul pelepasan benar-benar disematkan dalam kontrak baru, proses transfer Diomande di masa depan diperkirakan akan jauh lebih sederhana tanpa perlu negosiasi rumit dengan Leipzig.
Namun, jika sang pemain memilih bertahan, klub-klub peminat kemungkinan harus menunggu hingga 2027 untuk mendapatkan jasanya.
Perkembangan ini menjadikan saga transfer Yan Diomande sebagai salah satu cerita paling menarik di pasar transfer Eropa saat ini.***