Ikon pariwisata dunia, Menara Eiffel di Paris, terpaksa harus menyudahi operasionalnya lebih cepat pada akhir pekan ini. Langkah darurat tersebut diambil pihak pengelola menyusul hantaman gelombang panas ekstrem (heatwave) yang kembali menyergap wilayah Prancis. Kebijakan ini diprioritaskan demi melindungi keselamatan para wisatawan sekaligus petugas yang berjaga di sana.
Operator Menara Eiffel mengumumkan bahwa monumen baja ikonik setinggi 330 meter tersebut akan menutup gerbangnya mulai pukul 16.00 waktu setempat pada hari Sabtu (11/7/2026) dan Minggu (12/7/2026).
“Mempertimbangkan perkiraan lonjakan suhu yang sangat tinggi, Menara Eiffel akan melakukan penyesuaian pada jam operasionalnya,” tulis pihak pengelola melalui pernyataan resmi di situs mereka.
Paris Masuk Status Siaga Tertinggi
Saat ini, Kota Paris berada dalam status siaga darurat tertinggi yang dirilis oleh badan meteorologi nasional Prancis. Hantaman cuaca panas kali ini mencatatkan gelombang panas ketiga yang melanda negara tersebut sejak bulan Mei lalu, mempertegas tren musim panas yang kian ekstrem di benua Eropa.
Pembatasan jam kunjungan sengaja diberlakukan sore hari untuk meminimalkan risiko kesehatan yang fatal akibat paparan panas menyengat. Risiko ini dinilai sangat tinggi bagi para turis yang hendak menaiki area puncak menara, baik mereka yang menggunakan fasilitas lift maupun yang memilih jalur tangga terbuka.
Selain memotong jam operasional, pihak pengelola juga mengeluarkan imbauan ketat bagi para pelancong yang tetap berkunjung di pagi hingga siang hari. Wisatawan sangat disarankan membawa pasokan air minum yang cukup untuk hidrasi, mengenakan pakaian berbahan ringan, memakai pelindung sinar matahari (sunscreen dan topi), serta menghindari paparan langsung terik matahari dalam durasi yang lama.
Dampak Meluas di Seluruh Eropa
Fenomena cuaca ekstrem yang membakar sebagian besar wilayah Eropa dalam beberapa pekan terakhir telah memaksa pemerintah di berbagai negara mengambil tindakan taktis. Mulai dari pembatasan jam operasional destinasi wisata populer, penutupan wahana luar ruangan, hingga aktivasi protokol peringatan kesehatan nasional bagi warga setempat.
Sebagai salah satu destinasi paling magnetis di dunia yang menyedot jutaan pelancong setiap tahunnya, penyesuaian di Menara Eiffel ini diharapkan mampu menekan potensi jatuhnya korban akibat sengatan panas ekstrem yang diprediksi masih akan bertahan hingga beberapa hari ke depan.