JAKARTA – Pemandu sorak, Jung Ga-ye mengumumkan penangguhan sementara aktivitasnya setelah mengalami pelecehan dan intimidasi verbal saat bekerja.
Melalui unggahan di media sosial yang dilanis mydaily, Kamis (16/4/2026), ia menulis, “Saya menjadi sasaran kata-kata kasar dan pelecehan verbal di depan banyak orang saat bekerja.”
Jung mengaku ketakutan hingga menangis di kamar mandi sebelum pertandingan dan akhirnya tidak dapat menyelesaikan tugasnya. Ia meminta maaf kepada penggemar karena tidak bisa menepati janji tampil. “Saya sangat takut sehingga saya hanya menangis… Pada akhirnya, saya tidak bisa menyelesaikan pertandingan hari itu,” ungkapnya.
Meski terkejut dengan insiden tersebut, Jung menyampaikan kondisinya kini lebih baik berkat dukungan rekan dan perawatan di rumah sakit. Ia berterima kasih kepada keluarga, teman, serta penggemar yang memberi semangat. “Berkat kalian, saya menyadari bahwa saya masih memiliki banyak orang baik di sisi saya,” tulisnya.
Jung juga menekankan dampak serius pelecehan verbal. “Aku berharap junior-juniorku tidak harus mengalami hal ini… Pelecehan verbal dan kata-kata kasar yang tidak dipikirkan matang-matang sudah cukup untuk menghancurkan hidup seseorang,” ujarnya.
Mantan pemandu sorak Kim Han-na turut menyampaikan empati, menyebut Jung telah melalui banyak hal dan berharap ia segera pulih. Jung Ga-ye sendiri pernah menjadi pemandu sorak KIA Tigers (2018–2025) dan tahun ini aktif mendukung tim voli Suwon KEPCO Big Storm serta tim basket Anyang Jung Kwan Jang Red Boosters.