Pelataran Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak dipenuhi deretan kendaraan mewah pada Rabu (3/6/2026) petang. Kendaraan-kendaraan mentereng ini merupakan barang bukti yang disita tim satgas KPK dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) raksasa di lingkungan Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Aset-aset tersebut tiba secara bergelombang menggunakan truk dan mobil towing hingga pukul 17.58 WIB, menjadi tontonan usai pecahnya kasus dugaan pemerasan izin Tenaga Kerja Asing (TKA) yang menjerat Kepala Kantor Imigrasi Jakbar, Ronald Arman Abdullah.
Daftar Barang Bukti Mewah yang Dipamerkan di KPK
Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut adalah rincian “harta karun” yang berhasil diangkut KPK dari hasil operasi senyap tersebut:
Sepeda Motor (9 Unit):
-
1 unit Motor Gede (Moge) premium merek Triumph
-
1 unit Kawasaki Z250
-
7 unit motor berjenis trail
Mobil Mewah & Listrik (4 Unit):
-
Mercedes-Benz E250
-
Honda Civic Nouva (Mobil hobi/klasik)
-
Wuling Air EV (Mobil listrik)
-
Wuling Cortez
Sepeda Gunung Premium:
-
7 unit Sepeda Gunung (Mountain Bike/MTB) berharga mahal yang diangkut khusus menggunakan mobil towing.
Gurita Kasus: Sita Emas, Valas, hingga Buru Wamen ke Bali
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa kendaraan-kendaraan ini hanyalah sebagian dari total komparasi barang bukti. Dalam OTT maraton sejak Selasa (2/6) malam tersebut, KPK juga mengamankan aset likuid yang siap dihitung nominalnya.
“Barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK dilansir dari Kompas.com.
Hingga saat ini, KPK belum merinci secara detail kepemilikan masing-masing kendaraan mewah tersebut karena tim penyidik masih menyebar di lapangan. Skandal pemerasan izin TKA ini diprediksi kian menggurita seiring bergeraknya tim KPK memburu Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim hingga ke wilayah Jawa Barat dan Bali.