JAKARTA – Keberhasilan Los Angeles Lakers menyingkirkan Houston Rockets di putaran pertama playoff NBA 2026, Jumat (1/5/2026) menjadi cerita dramatis yang menegaskan ketangguhan LeBron James di usia yang tak lagi muda.
Dalam seri yang berakhir 4-2 tersebut, LeBron tampil luar biasa dengan kembali mengambil peran utama sebagai pengatur serangan sekaligus pencetak angka ketika Luka Doncic dan Austin Reaves sempat mengalami cedera.
Kembalinya Reaves pada Game 5 menjadi momentum penting bagi Lakers hingga akhirnya memastikan kemenangan di Game 6 dan melaju ke babak berikutnya dengan penuh percaya diri.
Usai pertandingan, Reaves mengungkapkan rasa kagumnya secara langsung kepada LeBron dalam momen yang penuh emosi dan ketulusan.
“Ini ada di puncak daftar pengalaman saya, setelah pertandingan saya menghampirinya dan berkata, ‘Anda benar-benar luar biasa.’
“Dan saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah memberi saya kesempatan menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Reaves dalam kutipan wawancaranya seperti dilansir Lakers Nations, Senin.
Reaves menegaskan bahwa bermain bersama LeBron adalah pencapaian yang tidak akan tergantikan dalam kariernya di NBA meskipun ia meraih banyak prestasi lainnya di masa depan.
Performa LeBron yang kini telah memasuki usia 41 tahun dan musim ke-23 di NBA semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain paling konsisten dan berpengaruh dalam sejarah liga.
Kemampuannya menjaga kondisi fisik dan mental di level tertinggi dinilai sulit ditandingi oleh pemain mana pun, bahkan di era modern sekalipun.
Kini, Lakers dihadapkan pada tantangan besar di babak kedua saat harus menghadapi Oklahoma City Thunder yang datang sebagai unggulan kuat dalam seri tersebut.
Situasi semakin menantang karena Doncic dikabarkan berpotensi absen di awal seri, sehingga beban permainan kemungkinan kembali bertumpu pada LeBron dan Reaves.
Meski demikian, peluang untuk menyingkirkan Thunder akan menjadi pencapaian luar biasa yang dapat memperkaya catatan karier keduanya.
Di sisi lain, jadwal Game 1 antara Lakers dan Thunder mengalami sedikit perubahan setelah Toronto Raptors memaksa Game 7 melawan Cleveland Cavaliers melalui tembakan tiga angka dramatis dari RJ Barrett.
Penundaan tersebut justru memberi keuntungan tersendiri bagi Lakers, terutama bagi LeBron yang mendapatkan tambahan waktu istirahat sebelum menghadapi seri krusial berikutnya.
LeBron bahkan secara terbuka menyampaikan apresiasi kepada Barrett dan Raptors karena secara tidak langsung memberinya kesempatan untuk memulihkan kondisi fisik.
Dengan kondisi terkini yang penuh dinamika, perjalanan Lakers di playoff musim ini dipastikan masih menyimpan banyak kejutan yang layak untuk dinantikan.***