JAKARTA – Polandia menolak permintaan Amerika Serikat untuk memindahkan sistem pertahanan rudal Patriot ke Timur Tengah. Menteri Pertahanan Nasional Polandia, Wladyslaw Kosiniak-Kamysz, menegaskan bahwa sistem tersebut hanya digunakan untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO.
“Baterai Patriot kami dan rudal-rudalnya digunakan untuk melindungi wilayah udara Polandia dan sayap timur NATO. Tidak ada yang berubah dalam hal ini, dan kami tidak berencana untuk memindahkannya ke mana pun!” tulis Kosiniak-Kamysz di jejaring sosial X, dilansir dari Sputnik (31/3/2026).
Ia menambahkan, pihak AS memahami posisi Polandia. Pernyataan tersebut turut dikonfirmasi oleh Wakil Menteri Pertahanan Nasional, Cezary Tomczyk. “Para patriot Polandia tetap berada di Polandia. Mereka memiliki tugas masing-masing di negara ini: membela Polandia dan sayap timur NATO,” tulisnya di X.
Sebelumnya, publikasi Rzeczpospolita melaporkan bahwa AS meminta Polandia memindahkan salah satu dari dua sistem rudal Patriot ke Timur Tengah. Permintaan itu muncul setelah serangan AS dan Israel terhadap fasilitas di Iran pada 28 Februari, yang memicu serangan balasan dari Iran ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.