JAKARTA — Polisi menangkap seorang pria berinisial NJ yang diduga terlibat dalam aksi penjambretan ponsel milik turis perempuan asal India di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah rekaman korban usai kejadian beredar dan viral di media sosial.
NJ diamankan oleh Satuan Reserse Mobil (Resmob) Polres Metro Jakarta Pusat setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap aksi penjambretan yang terjadi di Jalan Gondangdia III, Menteng, pada Jumat (4/9/2026) pagi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung membenarkan penangkapan tersebut. NJ kini telah dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.
“Terduga pelaku sudah dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Reynold saat dikonfirmasi wartawan, Senin (7/9/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB ketika korban sedang berjalan kaki dari tempatnya menginap menuju lokasi ibadah di sekitar kawasan Menteng.
Saat melintas di Jalan Gondangdia III, korban tiba-tiba didatangi dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Kedua pelaku kemudian mendekati korban dari arah belakang dan merampas telepon genggam yang tengah dipegangnya.
“Di lokasi kejadian, telepon genggam korban direbut paksa oleh dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Setelah menguasai barang tersebut, keduanya langsung melarikan diri,” kata Reynold.
Aksi tersebut kemudian terekam kamera warga. Rekaman itu diunggah ke akun Instagram @jakartapusat.info hingga menyebar luas di media sosial.
Dalam video yang beredar, korban terlihat menangis dan mengalami kepanikan setelah ponselnya dirampas. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kemudian membantu menenangkan korban sebelum mengantarkannya ke kantor polisi terdekat untuk membuat laporan.
Laporan tersebut menjadi titik awal penyelidikan polisi. Tim Resmob Polres Metro Jakarta Pusat kemudian menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi kejadian hingga jalur yang diduga digunakan para pelaku untuk melarikan diri.
Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi salah satu orang yang diduga terlibat dalam aksi tersebut. NJ kemudian berhasil diamankan petugas.
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aksi penjambretan. Barang bukti tersebut antara lain satu unit sepeda motor, helm yang digunakan saat kejadian, serta pakaian yang dikenakan pelaku dan terekam dalam video.
Meski satu orang telah ditangkap, penyidikan perkara tersebut masih terus berjalan. Polisi masih memburu satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi penjambretan terhadap turis India tersebut.
Selain mengejar pelaku lain, penyidik juga masih menelusuri keberadaan barang milik korban yang dirampas dalam kejadian tersebut serta pihak lain yang diduga berkaitan dengan perkara itu.
“Kami juga masih mencari barang bukti utama dan pihak lain yang berkaitan dengan perkara ini,” tutur Reynold.
Polisi memastikan penanganan kasus tidak berhenti pada penangkapan NJ. Pengembangan masih dilakukan untuk mengungkap rangkaian perkara secara menyeluruh, termasuk mencari pihak lain yang berkaitan dengan barang hasil kejahatan tersebut.
Di sisi lain, kepolisian mengingatkan masyarakat maupun wisatawan asing yang beraktivitas di Jakarta agar tetap berhati-hati, khususnya ketika berada di ruang publik. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada polisi apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak kriminal di lingkungan sekitar.
Dengan ditangkapnya NJ, polisi kini masih berupaya mengungkap keberadaan pelaku lain yang terlibat dalam penjambretan tersebut sekaligus menelusuri barang bukti utama milik korban.