JAKARTA – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menggelar acara Malam Akrab Tahun Baru 2025 bersama prajurit TNI di Papua pada Selasa (31/12).
Acara yang berlangsung di Aula Batalyon 754/ENK tersebut dihadiri oleh 440 prajurit Satgas Papua secara langsung, sementara 3.000 prajurit lainnya bergabung secara daring dari berbagai pos penugasan di Papua.
Dalam kesempatan itu, Presiden RI Prabowo Subianto turut memberikan sambutan melalui video call dalam acara tersebut. Ia menegaskan peran penting TNI sebagai benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Selamat merayakan tahun baru di daerah penugasan. Semoga tetap semangat, tetap penuh dengan rasa pengabdian untuk masa depan kita,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga berpesan agar prajurit TNI, khususnya yang bertugas di Papua, selalu menjadi pengayom dan menjaga hubungan baik dengan rakyat.
“Saudara-saudara jadilah TNI yang baik dicintai rakyat. Bahwa TNI adalah benteng terakhir NKRI. Atas nama pemerintah, atas nama rakyat, terima kasih atas pengabdianmu dan kesetiaanmu. Semoga selama bertugas, kesehatan menyertai saudara-saudara sekalian,” ucap Prabowo yang kemudian disambut tepuk tangan meriah.
Menteri Pertahanan Sjafrie turut mengapresiasi tugas mulia para prajurit yang menjaga kedaulatan negara di lokasi terjauh dan terdepan.
“Ingat, kalian bertugas di tempat yang paling jauh dan tempat yang paling depan. Dan ini merupakan tugas yang mulia karena kita menjaga kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia,” ujar Menhan.
Sebagai bentuk dukungan, Menhan Sjafrie menyerahkan bantuan logistik yang terdiri dari 221 dus minuman bergizi, 70 dus tolak angin cair, 42 dus vitamin C, 2 dus obat malaria, dan 50 dus cairan infus.
Bantuan ini dinilai penting untuk menghadapi medan berat dan cuaca ekstrem yang menjadi tantangan sehari-hari bagi para prajurit.
Acara ini menjadi momentum kebersamaan di tengah tugas berat para prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa, sekaligus pengingat akan pentingnya peran mereka sebagai garda terdepan NKRI.