JAKARTA – Barcelona dilaporkan tengah menyusun strategi transfer cerdas untuk mengamankan Marcus Rashford secara permanen dari Manchester United dengan biaya yang jauh lebih rendah dari nilai klausulnya.
Pemain timnas Inggris tersebut menghabiskan musim 2025/2026 sebagai pemain pinjaman di Camp Nou dengan opsi pembelian sekitar £26 juta atau setara Rp520 miliar.
Keputusan Barcelona merekrut Rashford awalnya dianggap sebagai langkah spekulatif setelah gagal mendapatkan Luis Diaz dan Nico Williams.
Namun performa Rashford justru melampaui ekspektasi dengan kontribusi 14 gol dan 14 assist di semua kompetisi musim ini.
Meski tampil impresif, Barcelona hingga kini belum mengambil keputusan final untuk mengaktifkan opsi pembelian permanen.
Situasi semakin kompleks setelah Barcelona mengamankan Anthony Gordon dari Newcastle United dengan nilai sekitar £69 juta atau setara Rp1,38 triliun.
Selain itu, klub asal Catalan tersebut juga dikabarkan tengah memantau penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.
Di sisi lain, potensi hengkangnya Robert Lewandowski secara gratis membuka ruang bagi Rashford untuk tetap bertahan di lini depan Barcelona musim depan.
Laporan terbaru menyebutkan Barcelona mencoba menawar Rashford dengan harga jauh di bawah klausul, memanfaatkan beban gaji besar sang pemain di Manchester United.
Rashford diketahui menerima bayaran sekitar £325 ribu per pekan atau sekitar Rp6,5 miliar, yang menjadi salah satu faktor tekanan bagi United.
Sumber internal menyebut Barcelona berharap United bersedia melepas Rashford demi mengurangi beban finansial klub.
“Barcelona berencana mengajukan tawaran hanya sedikit di atas setengah harga klausul dengan harapan Manchester United tergoda untuk melepasnya,” tulis laporan tersebut.
Namun jika United tetap bertahan pada harga penuh, maka peluang Rashford kembali bermain untuk Barcelona musim depan akan tertutup.
Prioritas Rashford sendiri adalah tetap tampil di Liga Champions, yang bisa membuka peluang kembali ke Aston Villa jika negosiasi gagal.
Jurnalis Ben Jacobs menegaskan bahwa masa depan Rashford tidak lagi berada di Manchester United.
“Informasi saya, Rashford tetap menjadi prioritas Barcelona meski mereka juga mengejar Anthony Gordon dan Julian Alvarez,” ujar Jacobs.
Ia menambahkan bahwa United tidak terpengaruh oleh situasi tersebut dan tetap menganggap harga €30 juta sebagai nilai yang sangat layak.
“Manchester United tidak ingin Rashford kembali,” tegasnya.
Dengan dinamika transfer yang terus berkembang, masa depan Rashford kini menjadi salah satu saga paling menarik di bursa transfer musim panas Eropa.***



