JAKARTA – Trent Alexander-Arnold kembali menjadi perhatian setelah sebuah video memperlihatkan ekspresi datarnya ketika melayani sejumlah penggemar Real Madrid dari dalam mobil.
Momen tersebut terjadi saat beberapa penggemar muda menghampiri mobil Alexander-Arnold dan meminta tanda tangan serta foto bersama sang bek asal Inggris.
Pemain berusia 27 tahun itu tetap melayani permintaan para penggemar, meski wajahnya terlihat serius sepanjang interaksi yang berlangsung sekitar satu menit.
Alexander-Arnold sempat berjabat tangan dengan anak-anak tersebut dan memberikan kedipan kepada salah seorang penggemar sebelum mengakhiri pertemuan singkat itu.
Namun, video tersebut menggunakan musik sebagai latar sehingga tidak diketahui secara pasti percakapan antara Alexander-Arnold dan para penggemar.
Musim Debut yang Berat
Ekspresi Alexander-Arnold kemudian dikaitkan dengan perjalanan sulitnya sejak meninggalkan Liverpool dan bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2025.
Musim pertamanya di Spanyol tidak berjalan sesuai harapan karena masalah kebugaran, performa yang belum konsisten, serta perubahan besar di lingkungan klub.
Real Madrid juga mengakhiri musim tanpa trofi, sementara Alexander-Arnold harus beberapa kali menepi akibat cedera yang mengganggu ritmenya.
Dalam musim debutnya, ia mencatat 30 penampilan dan 22 kali menjadi starter di La Liga serta Liga Champions.
Kontribusinya berupa lima assist tanpa gol belum mencerminkan reputasi yang dibangunnya selama delapan musim bersama Liverpool.
Cedera hamstring membuatnya absen sekitar tujuh pekan sejak pertengahan September hingga akhir Oktober 2025.
Masalah otot paha kemudian kembali memaksanya menepi selama sekitar dua bulan hingga awal 2026.
Mourinho Beri Angin Segar
Situasi mulai berubah ketika Alexander-Arnold menjalani pramusim penuh bersama Real Madrid di bawah arahan Jose Mourinho.
Ia bahkan memberikan penilaian positif terhadap metode latihan Mourinho yang dikenal memiliki tuntutan fisik dan taktik sangat tinggi.
“Segalanya berjalan baik, cuacanya panas dan intensitasnya tinggi,” kata Alexander-Arnold ketika menggambarkan latihan pramusim Real Madrid seperti dilansir Liverpool.com, Rabu.
Ia juga mengaku selalu mengagumi Mourinho dan menikmati kesempatan bekerja langsung bersama pelatih asal Portugal tersebut.
“Saya yakin dia akan mengajarkan banyak hal kepada kami dan membantu kami meraih trofi musim ini,” ujar Alexander-Arnold.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa suasana hati pemain Inggris tersebut di lingkungan latihan tidak sepenuhnya mencerminkan ekspresi serius dalam video bersama penggemar.
Persaingan dengan Dumfries
Tantangan Alexander-Arnold semakin besar setelah Real Madrid mendatangkan Denzel Dumfries untuk memperkuat sektor bek kanan.
Dumfries telah mengikuti latihan resmi pertamanya bersama Real Madrid dan menyambut positif kesempatan bermain di bawah Mourinho.
Kehadiran pemain asal Belanda itu membuat persaingan posisi bek kanan semakin terbuka menjelang kompetisi musim 2026/2027.
Mourinho kini memiliki dua profil berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan permainan Real Madrid sepanjang musim.
Alexander-Arnold menawarkan kemampuan distribusi bola dan umpan silang, sedangkan Dumfries memberikan kekuatan fisik serta agresivitas dalam duel.
Peluang Membalikkan Situasi
Setelah melewati periode debut yang penuh gangguan, pramusim menjadi kesempatan penting bagi Alexander-Arnold untuk membangun kembali kepercayaan dirinya.
Ia disebut menikmati latihan intensif Mourinho dan menjadi bagian dari persiapan awal Real Madrid menuju musim baru.
Kini, tantangan utamanya bukan sekadar mendapatkan menit bermain, tetapi membuktikan bahwa dirinya masih mampu menjadi pemain penting di level tertinggi.
Jika mampu menjaga kebugaran dan menemukan kembali konsistensi permainan, Alexander-Arnold berpeluang mengubah narasi negatif musim pertamanya.
Sebaliknya, persaingan dengan Dumfries dapat membuat setiap penampilan menjadi ujian penting bagi posisi pemain Inggris tersebut di skuad utama.
Alexander-Arnold kini memasuki fase penting bersama Real Madrid setelah menjalani pramusim secara penuh di bawah Mourinho.
Sang pemain sendiri menyebut latihan awal bersama Mourinho sangat intens dan menjadi bagian penting untuk membangun fondasi musim baru.
Karena itu, video dengan ekspresi datar bersama penggemar tidak cukup untuk menyimpulkan bahwa Alexander-Arnold tidak bahagia di Madrid.
Yang lebih menentukan adalah performanya ketika kompetisi resmi dimulai dan bagaimana Mourinho memanfaatkan kemampuan terbaiknya.***


