JAKARTA – Pihak berwenang Türkiye melarang kapal pesiar Scarlet Lady milik Virgin Voyages yang membawa 2.000 penumpang LGBTQ+ dan aktris Broadway Patty LuPone untuk berlabuh di Kuşadası.
Kapal yang berangkat dari Athena pada 5 Juli itu merupakan bagian dari perjalanan khusus komunitas gay selama 10 hari yang diselenggarakan oleh Atlantis Events.
Dilansir The Guardian, Senin (6/7/2026), dalam pernyataan resmi, otoritas provinsi Aydin menyebut kapal tersebut disewa oleh “kelompok-kelompok yang dikenal karena perilaku yang tidak sesuai dengan struktur masyarakat dan nilai-nilai moral kami.” Mereka menambahkan kedatangan kapal telah “menimbulkan kekhawatiran publik yang signifikan” sehingga dibatalkan.
Atlantis sebelumnya telah menambatkan kapal pesiar di Istanbul dan Kuşadası sebanyak 13 kali dalam 25 tahun terakhir. Presiden Atlantis, Rich Campbell, menyatakan keputusan ini mengejutkan dan menandai pertama kalinya pihaknya “secara aktif diberitahu bahwa kami mungkin tidak dapat berlabuh di sini karena identitas kami.”
Patti LuPone, pemenang Tony Award berusia 77 tahun yang tampil di kapal tersebut, mengungkapkan kemarahannya melalui Instagram. “Sebuah kapal – kapal yang megah – penuh dengan pria gay. Dan saya. Ditolak masuk ke Türkiye hanya karena siapa yang ada di dalamnya,” tulisnya.
Kapal pesiar kini mengubah rute ke Kairo dan Kreta. Pemerintah Türkiye belum memberikan komentar lebih lanjut.
Meski homoseksualitas tidak dikriminalisasi di Türkiye, homofobia tetap marak hingga level pemerintahan. Presiden Recep Tayyip Erdoğan kerap menyebut LGBTQ+ sebagai “penyimpang” dan ancaman bagi keluarga tradisional. Istanbul Pride, yang dulu menarik ribuan peserta, telah dilarang setiap tahun sejak 2015.