JAKARTA – Tanggal 26 Juli menjadi saksi berbagai peristiwa penting yang mengukir sejarah, baik di Indonesia maupun dunia.
- 1. Kelahiran Chairil Anwar, Sang Maestro Puisi Indonesia (1922)
- 2. Hari Puisi Indonesia dan Hari Mangrove Sedunia (2012, 2015)
- 3. Pak Kasur, Tokoh Pendidikan Anak Indonesia (1914)
- 4. Pembubaran KNIL dan Tonggak Sejarah Indonesia (1950)
- 5. Serangan Moncada, Awal Revolusi Kuba (1953)
- 6. Kelahiran Bayi Tabung Pertama di Dunia (1978)
- 7. Tragedi Penerbangan Air France Concorde (2000)
Dari kelahiran tokoh legendaris hingga peristiwa revolusioner, momen-momen ini memberikan pelajaran berharga tentang keberhasilan dan kesalahan masa lalu.
Berikut tujuh peristiwa bersejarah yang terjadi pada 26 Juli, dirangkum detikJabar untuk menambah wawasan Anda.
1. Kelahiran Chairil Anwar, Sang Maestro Puisi Indonesia (1922)
Tanggal 26 Juli 1922 menandai kelahiran Chairil Anwar, penyair berdarah Minangkabau yang menjadi pelopor Angkatan ’45. Lahir di Medan, Chairil dikenal sebagai “Si Binatang Jalang” melalui karya-karyanya yang penuh semangat pemberontakan dan eksistensialisme. Ia diperkirakan telah menulis 96 karya, termasuk 70 puisi.
2. Hari Puisi Indonesia dan Hari Mangrove Sedunia (2012, 2015)
Hari ini juga diperingati sebagai Hari Puisi Indonesia, yang ditetapkan pada 2012 untuk menghormati kelahiran Chairil Anwar. Selain itu, UNESCO menetapkan 26 Juli sebagai Hari Mangrove Sedunia sejak 2015. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan, karena mampu menahan ombak dan menyerap karbon dioksida.
3. Pak Kasur, Tokoh Pendidikan Anak Indonesia (1914)
Pada 26 Juli 1914, Soerjono, atau lebih dikenal sebagai Pak Kasur, lahir di Purbalingga, Jawa Tengah. Tokoh pendidikan ini menciptakan lagu-lagu anak seperti *Naik Delman* dan *Kebunku*, yang hingga kini masih dikenang. Namanya berasal dari julukan “Kak Soer” yang biasa digunakan oleh anak buahnya di Gerakan Kepanduan.
4. Pembubaran KNIL dan Tonggak Sejarah Indonesia (1950)
Tanggal 26 Juli 1950 tercatat sebagai hari pembubaran resmi Koninklijke Nederlandsch-Indische Leger (KNIL). Dirk Cornelis Buurman van Vreeden, Komandan KNIL terakhir, menyerahkan markas besar KNIL kepada Tentara Nasional Indonesia. Momen ini menandai berakhirnya era kolonial Belanda di Indonesia.
5. Serangan Moncada, Awal Revolusi Kuba (1953)
Pada 26 Juli 1953, Fidel Castro memimpin serangan terhadap Barak Moncada di Kuba. Meskipun gagal, peristiwa ini menjadi pemicu Revolusi Kuba dan membuka jalan bagi kejatuhan rezim diktator Batista.
6. Kelahiran Bayi Tabung Pertama di Dunia (1978)
Dunia kedokteran mencatat tonggak penting pada 26 Juli 1978 dengan kelahiran Louise Brown, bayi tabung pertama di dunia. Peristiwa ini menjadi terobosan besar dalam teknologi reproduksi manusia.
7. Tragedi Penerbangan Air France Concorde (2000)
Pada 26 Juli 2000, Penerbangan Air France 4590 jenis Concorde jatuh di Gonesse, Prancis. Pesawat tersebut menabrak sebuah hotel dan menyebabkan 113 orang tewas. Tragedi ini menjadi salah satu momen kelam dalam sejarah penerbangan modern.
Peristiwa-peristiwa ini mengajarkan pentingnya belajar dari masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Dari karya sastra Chairil Anwar hingga terobosan medis dan revolusi politik, 26 Juli menjadi pengingat akan dinamika sejarah yang terus membentuk dunia.