JAKARTA – Langkah awal Portugal di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona UEFA dimulai pada laga tandang ke markas Armenia, Sabtu (6/9/2025) pukul 23.00 WIB malam ini.
Namun, duel ini bukan hanya soal perebutan tiga poin, melainkan juga menjadi momen penuh haru setelah kepergian Diogo Jota, penyerang Portugal yang meninggal tragis dalam kecelakaan mobil Juli lalu.
Cristiano Ronaldo dan rekan setimnya dipastikan tampil dengan semangat berbeda.
Gelandang Rúben Neves mengenakan jersey nomor 21 milik Jota sebagai bentuk penghormatan, sekaligus menegaskan bahwa skuad Portugal kini merasa bermain dengan “23+1” pemain.
“Saya dan seluruh tim nasional akan melakukan segala yang kami bisa untuk menjaga Diogo tetap bersama kami, di tim kami,” ujar Neves.
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menggelar upacara khusus jelang laga, yang dihadiri Presiden Marcelo Rebelo de Sousa, Perdana Menteri Luis Montenegro, hingga kapten tim nasional Cristiano Ronaldo.
Dalam momen itu, Jota dan legenda Jorge Costa yang juga wafat pada Juli lalu, dianugerahi gelar kehormatan negara.
Portugal Baru Mulai Kualifikasi
Portugal belum turun di babak awal kualifikasi karena status unggulan setelah menjuarai UEFA Nations League 2025.
Mereka mengalahkan Jerman di semifinal dan menumbangkan Spanyol lewat adu penalti di final.
Kini, bersama Hungaria, Republik Irlandia, dan Armenia, mereka bersaing di Grup F menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Rekor Pertemuan dan Kondisi Tim
Pertandingan ini tercatat sebagai pertemuan ketujuh kedua negara.
Portugal mendominasi dengan empat kemenangan dan dua hasil imbang.
Pertemuan terakhir terjadi pada kualifikasi Euro 2015, ketika Selecao das Quinas menang 3-2 di Yerevan, dengan Ronaldo mencetak hat-trick.
Di kubu tuan rumah, Armenia kehilangan Narek Grigoryan (cedera) serta Norberto Briasco (masalah keluarga).
Namun, kembalinya Grant-Leon Ranos dan Lucas Zelarayan memberi sedikit angin segar.
Portugal sendiri tak diperkuat Rafael Leão dan Diogo Dalot yang absen akibat cedera.
Tetapi tetap membawa skuad bertabur bintang dengan Ronaldo, Bruno Fernandes, Bernardo Silva, hingga João Neves yang tengah on-fire bersama PSG.
Prediksi Susunan Pemain
Armenia (4-3-3): Čančarević; Hovhannisyan, Mkrtchyan, Arutyunyan, Muradyan, Tiknizyan; Iwu, Dashyan; Bichakhchyan, Zelarayan; Barseghyan; Pelatih: Yegishe Melikyan.
Portugal (4-2-3-1): Costa; Cancelo, Dias, Inácio, Mendes; Vitinha, J. Neves; Bernardo Silva, Fernandes, Neto; Ronaldo. Pelatih: Roberto Martínez
Prediksi Skor
Armenia berstatus tim peringkat 105 FIFA dan belum pernah tampil di ajang besar internasional sejak merdeka.
Sebaliknya, Portugal membawa skuad elite yang baru saja meraih trofi bergengsi.
Dengan Ronaldo yang selalu menjadi momok bagi Armenia, laga ini diprediksi berjalan berat sebelah.
Prediksi akhir: Armenia 0–3 Portugal.***