JAKARTA – Tanggal 26 Januari tercatat sebagai hari yang menyimpan banyak peristiwa besar dan bersejarah di berbagai belahan dunia. Sejumlah momen penting yang terjadi pada tanggal ini mencakup peperangan besar, penjelajahan samudra, lahirnya peringatan nasional, hingga tonggak sejarah penerbangan Indonesia.
Berikut rangkuman peristiwa penting 26 Januari.
1565 – Pertempuran Talikota Mengubah Peta Kekuasaan India Selatan
Salah satu pertempuran paling menentukan dalam sejarah India terjadi pada 26 Januari 1565, yakni Pertempuran Talikota. Konflik besar ini mempertemukan Kekaisaran Wijayanagara melawan koalisi Kesultanan Dekkan.
Pertempuran yang berlangsung di wilayah Talikota, Karnataka Utara, sekitar 80 kilometer tenggara Bijapur, melibatkan kekuatan militer dalam jumlah besar. Tercatat sekitar 140.000 pasukan, 10.000 kuda, serta lebih dari 100 gajah perang dikerahkan di medan tempur.
Kekalahan Wijayanagara dalam pertempuran ini menandai kemunduran drastis kerajaan Hindu terbesar di India Selatan, sekaligus mengubah keseimbangan kekuasaan politik di kawasan tersebut. Meski dampaknya sangat besar, jumlah korban jiwa dalam pertempuran ini tidak pernah diketahui secara pasti.
1500 – Penjelajah Spanyol Vicente Yáñez Pinzón Tiba di Brasil
Pada 26 Januari 1500, pelaut asal Spanyol Vicente Yáñez Pinzón tercatat sebagai salah satu penjelajah Eropa pertama yang mencapai wilayah pesisir Brasil, tepatnya di kawasan yang kini dikenal sebagai Pernambuco.
Pinzón bukan sosok asing dalam sejarah penjelajahan. Ia sebelumnya turut berlayar bersama Christopher Columbus serta saudara-saudara Pinzón lainnya dalam ekspedisi menuju Dunia Baru.
Setibanya di daratan tersebut, Pinzón menamai wilayah itu Cabo de Santa Maria de la Consolación. Namun, berdasarkan Perjanjian Tordesillas antara Spanyol dan Portugal, Spanyol tidak memiliki hak untuk mengklaim wilayah tersebut secara resmi. Wilayah itu kemudian menjadi bagian dari koloni Portugal dan berkembang menjadi negara Brasil modern.
1788 – Armada Pertama Tiba di Sydney, Awal Mula Australia Day
Tanggal 26 Januari 1788 menjadi tonggak penting dalam sejarah Australia. Pada hari itu, Armada Pertama Britania Raya tiba di Sydney Cove, yang kemudian menjadi awal berdirinya koloni New South Wales.
Kedatangan armada yang dipimpin Kapten Arthur Phillip menandai dimulainya pemerintahan kolonial Inggris di Australia. Peristiwa ini kemudian diperingati sebagai Australia Day.
Namun, peringatan tersebut tidak lepas dari kontroversi. Bagi banyak masyarakat Aborigin, tanggal tersebut dianggap sebagai simbol awal penjajahan dan kehancuran budaya asli. Perdebatan ini membuat makna 26 Januari terus menjadi diskursus nasional di Australia hingga saat ini.
Meski pendaratan terjadi pada 1788, tanggal ini baru secara resmi ditetapkan sebagai hari libur nasional di seluruh Australia pada 1994.
1949 – Cikal Bakal Lahirnya Maskapai Garuda Indonesia
Bagi Indonesia, 26 Januari juga berkaitan dengan sejarah awal penerbangan nasional. Meski Garuda Indonesia resmi mulai beroperasi pada 28 Desember 1949, beberapa hari sebelumnya telah terjadi penerbangan penting yang menjadi fondasi berdirinya maskapai ini.
Penerbangan bersejarah tersebut menggunakan pesawat Douglas DC-3 registrasi PK-DPD, yang sebelumnya milik KLM Interinsulair. Pesawat itu menerbangkan Ir. Soekarno dari Yogyakarta ke Jakarta untuk menghadiri pelantikannya sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat.
Nama Garuda Indonesian Airways sendiri diberikan langsung oleh Bung Karno. Pada masa awal operasionalnya, maskapai ini sudah memiliki 27 pesawat, tenaga terlatih, infrastruktur bandara, serta jadwal penerbangan yang terorganisasi. Kesiapan tersebut menjadikan Garuda sebagai salah satu maskapai paling siap di kawasan Asia pada masa itu.
Peristiwa-peristiwa pada 26 Januari menunjukkan bagaimana satu tanggal dapat menyimpan beragam momen penting, mulai dari peperangan yang mengubah sejarah kawasan, penjelajahan lintas samudra, lahirnya hari nasional, hingga tonggak berdirinya industri penerbangan Indonesia.