Ferrari resmi memulai kampanye Formula 1 2026 mereka pada Selasa di Circuit de Catalunya, Barcelona. Charles Leclerc turun lebih dulu pada sesi pagi sebelum menyerahkan kemudi SF-26 kepada Lewis Hamilton di sesi sore, yang berlangsung dalam kondisi hujan terus-menerus.
Tim asal Italia itu secara strategis memilih melewatkan hari pembukaan tes tertutup pada Senin, menjadi tim kedua setelah Red Bull yang akhirnya turun ke lintasan pada hari kedua pengujian, sementara sebagian besar tim lain memilih bertahan di garasi demi menghindari cuaca buruk.
Leclerc Jalani Program Panjang di Sesi Pagi
Leclerc langsung memulai sesi setelah bendera hijau dikibarkan pukul 09.00 waktu setempat. Pembalap asal Monako itu mencatat lebih dari 60 putaran sepanjang sesi pagi, memulai dengan ban kering sebelum beralih ke ban hujan ketika cuaca memburuk di pertengahan sesi.
Ia mencatat waktu lap tercepat tidak resmi 1 menit 20,8 detik menggunakan ban kompon medium sebelum kondisi lintasan semakin basah. Ferrari juga terlihat mengaplikasikan flow-vis paint pada sayap belakang untuk menganalisis aliran udara, menegaskan fokus awal mereka pada reliabilitas dan pemahaman perilaku mobil, bukan performa murni.
“Untuk saat ini, semuanya tentang memastikan apakah semua sistem bekerja dengan baik—dan sejauh ini memang demikian,” ujar Leclerc kepada Motorsport.com. “Kami belum fokus pada performa. Yang terpenting adalah memahami sistem-sistem baru di mobil ini, dan hasilnya cukup positif.”
Selama sesi pagi, Max Verstappen menjadi satu-satunya pembalap lain yang turun ke lintasan. Ia sempat memicu bendera merah setelah melewati area kerikil di Tikungan 5, namun mobil RB22 miliknya tidak mengalami kerusakan.
Hamilton Jalani Debut SF-26 di Kondisi Basah
Hamilton menjalani sesi perdananya bersama Ferrari pada sesi sore, langsung menghadapi tantangan berat akibat hujan yang terus mengguyur Sirkuit Catalunya. Juara dunia tujuh kali itu menyelesaikan sekitar 20 putaran dengan ban full wet, mencatat waktu tercepat 1 menit 33,44 detik.
Selain Hamilton, pembalap Red Bull Isack Hadjar juga turun ke lintasan pada sesi sore di tengah kondisi yang sulit.
Sky Italia melaporkan bahwa Bryan Bozzi, race engineer Charles Leclerc, sementara membantu Hamilton selama tes Barcelona. Ferrari masih mencari race engineer permanen menyusul pemindahan Riccardo Adami ke program Ferrari Driver Academy dan Testing of Previous Cars awal bulan ini, di tengah laporan kurangnya kecocokan selama musim 2025.
McLaren Menunda Debut, Ferrari Optimistis
Juara dunia bertahan McLaren kembali memilih bertahan di garasi pada Selasa. Tim tersebut kini diperkirakan akan mendebutkan MCL40 pada Rabu dengan Lando Norris sebagai pembalap, sembari memastikan tetap dapat memaksimalkan jatah tiga hari pengujian hingga Jumat.
Leclerc menyampaikan optimismenya terhadap peluang Ferrari di bawah regulasi baru F1 2026.
“Ini adalah peluang besar bagi setiap tim untuk melakukan sesuatu yang berbeda dan mungkin mendapatkan keunggulan yang lebih besar dibandingkan beberapa tahun terakhir,” ujarnya.
“Saya berharap kami adalah tim yang bisa membuat perbedaan. Di mana pun posisi awal kami, kami akan mendorong semaksimal mungkin untuk membawa Ferrari kembali ke puncak.”
Tes pra-musim resmi pertama akan digelar di Bahrain bulan depan, dengan Grand Prix Australia sebagai seri pembuka musim dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret.