JAKARTA – Alexandra Eala kembali mendapat suntikan kepercayaan dari legenda tenis Jepang, Kei Nishikori, yang menilai petenis muda Filipina itu memiliki kualitas untuk menembus jajaran 10 besar peringkat dunia WTA.
Nishikori merupakan salah satu ikon tenis Asia yang mencetak sejarah selama lebih dari satu dekade di level tertinggi dunia.
Sepanjang kariernya, petenis Jepang itu pernah menempati peringkat empat dunia ATP dan mengoleksi 12 gelar tunggal antara 2008 hingga 2019.
Kini, Nishikori menjalani musim terakhir sebagai petenis profesional sebelum pensiun pada akhir 2026.
Meski segera mengakhiri karier, Nishikori melihat masa depan tenis Asia tetap cerah berkat munculnya banyak talenta baru.
Sejumlah nama seperti Naomi Osaka, Alex Eala, Janice Tjen, dan Wang Xinyu kini berhasil bertahan di jajaran 50 besar peringkat WTA.
Perkembangan Alex Eala menjadi sorotan utama Nishikori setelah petenis berusia 21 tahun itu tampil impresif sepanjang musim 2025 dan 2026.
Penampilan konsisten tersebut membawa Eala menorehkan peringkat tertinggi sepanjang kariernya sebagai petenis nomor 26 dunia.
Saat menghadiri Washington Open, Nishikori mengungkapkan keyakinannya bahwa Eala masih memiliki ruang besar untuk berkembang.
“Saya berharap dia bisa kembali naik peringkat. Dia bermain sangat baik dalam dua tahun terakhir.”
“Dia memiliki banyak senjata dalam permainannya. Dia bisa masuk 10 besar dunia jika mampu tetap sehat,” kata Nishikori seperti dilansir
Tennis365, Selasa (28/7/2026).
Washington Open menjadi pembuka rangkaian turnamen lapangan keras Amerika Utara menuju US Open.
Nishikori memperoleh wildcard dan dijadwalkan menghadapi petenis China, Jerry Shang, pada babak pertama.
Meski kini berada di luar 200 besar ATP, Shang pernah menembus peringkat 47 dunia.
Sementara itu, Eala langsung menghadapi tantangan berat saat bertemu Qinwen Zheng pada laga pembuka Washington Open.
Zheng juga tampil melalui wildcard dan merupakan salah satu petenis elite putri dunia.
Petenis China itu pernah mencapai final Australian Open 2024 serta meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Laga pertama diprediksi tidak mudah bagi Nishikori maupun Eala karena keduanya harus menghadapi lawan berkualitas sejak awal turnamen.
Meski demikian, Eala memiliki peluang besar memperbaiki posisinya pada peringkat WTA selama tur Amerika Utara.
Hal itu karena hingga US Open nanti, petenis Filipina tersebut hanya mempertahankan 70 poin ranking.
Situasi itu membuka peluang Eala menembus 20 besar dunia apabila mampu meraih hasil maksimal dalam beberapa turnamen mendatang.
Bagi Nishikori, Washington Open juga menjadi penampilan terakhirnya di turnamen tersebut sebelum mengakhiri karier profesional.
Legenda tenis Jepang itu diperkirakan resmi pensiun pada rangkaian turnamen Asia yang berlangsung September hingga Oktober 2026.***



