TEHERAN, IRAN – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melancarkan serangan udara intensif terhadap sejumlah gedung pemerintahan strategis di ibu kota Iran, Teheran, sejak Senin malam hingga Selasa dini hari (2–3 Maret 2026). Serangan ini menyasar pusat kekuasaan Iran, termasuk kompleks Kantor Presiden dan gedung Dewan Keamanan Nasional Tertinggi.
Menurut pernyataan resmi IDF yang dikutip Anadolu Agency, “Semalam (Senin), Angkatan Udara Israel, berdasarkan informasi intelijen yang tepat, menyerang dan menghancurkan fasilitas di dalam kompleks kepemimpinan Iran di jantung Teheran.” Operasi tersebut disebut melibatkan pengeboman besar-besaran dengan sejumlah amunisi yang dijatuhkan langsung ke target utama.
Selain Kantor Presiden dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, serangan juga menyasar lokasi pertemuan para pemimpin senior Iran yang berwenang atas kebijakan keamanan nasional. IDF mengonfirmasi penargetan sekolah perwira militer serta infrastruktur lain yang dinilai mendukung operasi militer dan pengambilan keputusan pemerintah Iran.
Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang lebih luas antara Israel yang didukung Amerika Serikat dan Iran, menyusul gelombang serangan sebelumnya yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta sejumlah pejabat tinggi sejak akhir Februari 2026. IDF menegaskan operasi dilakukan berdasarkan intelijen akurat untuk melemahkan struktur komando dan kendali Iran di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Hingga kini, otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dampak serangan terbaru tersebut, termasuk kemungkinan korban jiwa, tingkat kerusakan, maupun langkah respons militer selanjutnya. Situasi di Teheran dilaporkan tegang, dengan sejumlah ledakan terdengar di pusat kota, sementara komunitas internasional memantau potensi eskalasi lanjutan di kawasan Timur Tengah.
Konflik ini berisiko meluas ke negara-negara tetangga, termasuk kemungkinan serangan balasan Iran terhadap sekutu Amerika Serikat dan Israel, serta potensi gangguan terhadap stabilitas harga minyak global.