JAKARTA – TNI Angkatan Laut (TNI AL) meningkatkan pengamanan di perairan Selat Bali guna mendukung kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan pelayaran, khususnya di jalur penyeberangan padat yang menghubungkan Jawa dan Bali.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Banyuwangi menjadi ujung tombak dalam operasi ini dengan fokus pengawasan di kawasan strategis penyeberangan. Aktivitas pengamanan telah berlangsung sejak Selasa (17/3), seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Dalam operasi tersebut, Lanal Banyuwangi mengerahkan kapal patroli KAL Sembulungan II-5-42 untuk melakukan patroli rutin dan pemantauan intensif di wilayah perairan Selat Bali. Selain itu, personel TNI AL juga disiagakan di Pelabuhan Ketapang untuk membantu kelancaran arus penumpang dan kendaraan.
Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc. menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan berbagai pihak terkait.
“pengamanan dilaksanakan secara terpadu bersama Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, ASDP, KSOP serta instansi terkait di Pelabuhan Penyeberangan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan perjalanan selama masa mudik dapat berlangsung aman dan lancar sehingga momen lebaran dapat dirayakan bersama keluarga,” pungkas Danlanal.
Kolaborasi lintas instansi ini menjadi kunci dalam mengantisipasi lonjakan penumpang serta potensi gangguan keamanan di jalur laut yang menjadi salah satu titik tersibuk saat musim mudik.
Upaya ini juga sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menekankan kesiapsiagaan seluruh jajaran TNI AL dalam menjaga keamanan wilayah perairan nasional.
Dengan pengamanan yang diperketat, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di lintas Selat Bali dapat berjalan tertib, aman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.