BOGOR – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Sejumlah isu strategis nasional dikuliti secara mendalam, mulai dari aspirasi buruh hingga arah kebijakan pendidikan nasional.
Pertemuan yang berlangsung tertutup itu menandai keseriusan pemerintah dalam merespons berbagai dinamika nasional yang terus berkembang. Fokus utama rapat diarahkan pada penyusunan langkah konkret agar kebijakan pemerintah tetap adaptif dan tepat sasaran.
“Pertemuan ini membahas secara mendalam perkembangan berbagai isu strategis nasional guna memastikan arah kebijakan pemerintah,” tulis akun Instagram resmi Sekretariat Negara, Minggu (3/5/2026).
Salah satu sorotan utama dalam rapat tersebut adalah gelombang aspirasi dari kalangan pekerja di berbagai daerah. Pemerintah menilai suara buruh menjadi faktor penting dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan ke depan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dinamis.
Tak berhenti di sektor ketenagakerjaan, Presiden juga menaruh perhatian serius pada dunia pendidikan. Dalam pembahasan, peran perguruan tinggi didorong agar lebih aktif terlibat langsung dalam pembangunan daerah.
“Meliputi pemanfaatan peran perguruan tinggi di Tanah Air untuk turut serta langsung membangun daerahnya, terutama melalui pemanfaatan fakultas teknik di perguruan tinggi tersebut,” tulisnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya mempercepat pemerataan pembangunan berbasis sumber daya lokal, sekaligus menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan riil di lapangan.
Di akhir pernyataan, pemerintah kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat luas.
“Pemerintah terus berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan yang melindungi, mencerdaskan, dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” demikian tutup keterangan tersebut.
Ratas di Hambalang ini mempertegas arah pemerintahan Prabowo Subianto yang mulai mengerucut pada isu-isu fundamental. Di tengah tekanan sosial dan ekonomi, keputusan-keputusan strategis dari forum ini berpotensi menjadi penentu arah kebijakan nasional dalam waktu dekat.