TEHERAN, IRAN– Iran dilaporkan melancarkan serangan rudal besar-besaran ke wilayah Israel pada Senin (4/6/2026). Berdasarkan laporan media setempat, serangan yang berlangsung dalam tiga gelombang itu melibatkan lebih dari sepuluh rudal, salah satunya dilengkapi dengan hulu ledak fragmentasi.
Peristiwa ini langsung memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah yang tengah memanas dalam beberapa pekan terakhir. Sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah Israel bagian tengah, memaksa warga untuk bergegas menuju tempat perlindungan guna menghindari risiko terkena serangan.
Akibat serangan tersebut, seorang perempuan berusia sekitar 90 tahun dilaporkan mengalami luka serius. Menurut informasi yang diperoleh dari layanan ambulans Israel, korban mengalami cedera parah saat berada di dalam tempat penampungan.
“Seorang perempuan berusia sekitar 90 tahun dilaporkan mengalami luka serius saat berada di tempat penampungan,” demikian keterangan yang dikutip dari layanan ambulans Israel.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut baik mengenai jumlah total korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan rudal tersebut.
Tiga Gelombang Serangan dengan Rudal Fragmentasi
Stasiun televisi Channel 12 melaporkan bahwa serangan tersebut mencakup lebih dari 10 rudal, termasuk satu rudal yang dilengkapi hulu ledak fragmentasi. Pola serangan dilakukan secara bertahap dalam tiga gelombang yang berbeda.
“Serangan tersebut mencakup lebih dari 10 rudal, termasuk satu rudal yang dilengkapi hulu ledak fragmentasi,” sebut laporan Channel 12.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Israel dalam beberapa waktu terakhir. Situasi keamanan di kawasan terus dipantau oleh berbagai pihak, mengingat potensi eskalasi lebih lanjut.
Warga Diminta Segera Mengungsi
Pemerintah setempat melalui otoritas keamanan mengimbau warga di wilayah terdampak untuk tetap waspada dan segera menuju tempat perlindungan jika mendengar bunyi sirene. Imbauan ini disampaikan menyusul belum adanya jaminan bahwa serangan telah sepenuhnya berakhir.
Hingga berita ini dipublikasikan, baik pihak Iran maupun Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Dunia internasional pun kini menanti langkah diplomatik selanjutnya guna mencegah meluasnya konflik di kawasan yang sudah rawan tersebut.