KLATEN – Aktivitas pembangunan infrastruktur kembali menggeliat di Desa Dukuh, Klaten, Jawa Tengah, setelah dimulainya proyek jembatan penghubung yang sebelumnya hilang akibat terjangan arus sungai.
Personel TNI bersama warga setempat terlibat langsung dalam proses pembangunan jembatan gantung yang menjadi bagian dari program Jembatan Perintis Garuda inisiasi Presiden Prabowo Subianto.
Proyek ini ditujukan untuk menghidupkan kembali akses vital antara Kabupaten Klaten dan wilayah Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang selama ini terputus.
Di lokasi, terlihat alat berat melakukan penggalian untuk fondasi utama sebelum dilanjutkan dengan pemasangan rangka besi oleh personel TNI bersama masyarakat.
Setelah itu, proses konstruksi dilanjutkan dengan pengecoran beton guna memastikan kekuatan struktur jembatan yang sedang dibangun.
Warga sekitar menyambut antusias pembangunan tersebut karena dinilai akan membuka kembali jalur mobilitas harian mereka.
“Jadi 200 meter dari sini, itu sudah wilayah Gunung Kidul, ke arah utara. Jadi jembatan ini bisa dipakai warga Gunung Kidul dan Klaten untuk aktivitas,” ujar Suminto, dikutip Minggu (19/4).
Suminto menjelaskan bahwa sebelumnya lokasi tersebut telah memiliki jembatan bambu bernama Jembatan Kedung Watu yang dibangun sejak era 1980-an.
Jembatan tersebut pernah direnovasi secara swadaya oleh tokoh masyarakat Kiai Hadi Susanto menggunakan dana pribadi.
Namun seiring waktu, struktur jembatan mengalami kerusakan hingga akhirnya hanyut terbawa arus sungai sekitar tiga tahun lalu.
“Jadi setelah hanyut, tidak ada lagi yang membangun jembatannya. Baru kali ini mau dibangun sama bapak TNI, bantuan dari Bapak Presiden,” imbuhnya.
Masyarakat setempat pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dimulainya kembali pembangunan jembatan yang dianggap sangat penting bagi aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.
Mereka berharap proyek ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan sehingga segera bisa digunakan untuk menunjang mobilitas antarwilayah.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto, yang telah mendukung pengajuan untuk pembangunan jembatan Perintis Garuda,” jelas dia.
Sementara itu, Serka Sukemi dari Koramil 18 Bayat menyebut pembangunan ini berawal dari usulan Komando Distrik Militer (Kodim) 0723 Klaten untuk mengatasi kebutuhan akses penghubung warga.
Menurutnya, jembatan ini memiliki peran strategis dalam memperlancar aktivitas masyarakat lintas wilayah Klaten dan Gunungkidul.
Ia juga menegaskan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan penuh terhadap realisasi pembangunan infrastruktur tersebut.***