JAKARTA – Türkiye kembali tampil pada Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 2002, dengan laga pembuka Grup D melawan Australia di BC Place, Vancouver, Minggu (14/6/2026). Harapan tinggi tertuju pada bintang muda Real Madrid berusia 21 tahun, Arda Güler, yang digadang-gadang menjadi motor serangan tim.
Pelatih Vincenzo Montella memuji bakat Güler. “Dia tahu kapan harus memperlambat tempo, kapan harus bergerak vertikal, dan dia tahu cara mencetak gol. Dia berbakat, bermain di level tinggi, dan mampu mengatasi banyak tekanan,” ujarnya, dilansir Hurriyet Daily Nes. Kekhawatiran soal cedera hamstring Güler mereda setelah ia tampil baik di laga pemanasan melawan Makedonia Utara dan Venezuela.
Pemain sayap Kerem Aktürkoğlu menekankan semangat tim yang positif. “Kami sadar seluruh negara menunggu momen ini. Ada tim nasional dengan teman-teman yang luar biasa, semua akur satu sama lain,” katanya. Gelandang Orkun Kökçü menepis isu cuaca panas, menyebutnya bukan alasan.
Australia datang dengan skuad yang banyak diisi debutan Piala Dunia, termasuk Tete Yengi dan Cristian Volpato. Bek Milos Degenek menilai Turki berada di bawah tekanan besar karena ekspektasi tinggi setelah absen panjang.
Grup D juga dihuni Amerika Serikat dan Paraguay, sehingga kemenangan di laga perdana bisa menjadi penentu langkah menuju babak gugur. Pelatih Australia Tony Popovic, yang baru saja memperpanjang kontrak hingga Piala Asia, menyatakan fokusnya adalah hasil jangka pendek sekaligus membangun masa depan Socceroos.