Manajemen PT PLN (Persero) secara resmi menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat di Pulau Jawa yang aktivitasnya terganggu akibat pemadaman listrik bergilir sepanjang pekan lalu. Pemadaman tersebut terpaksa dilakukan menyusul adanya gangguan teknis pada dua pembangkit listrik swasta (IPP) yang menyuplai sistem interkoneksi Jawa.
“Kami ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan masyarakat karena terjadi pemadaman bergilir di minggu lalu,” ucap Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dengan penuh penyesalan.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Darmawan memastikan jajaran teknisi PLN telah dikerahkan penuh untuk mendampingi tim mitra kerja dalam mempercepat proses perbaikan. Komitmen pelayanan ini dibuktikan dengan pulihnya salah satu pembangkit utama pada malam ini sekitar pukul 18.00 WIB, yang langsung berdampak pada berkurangnya titik pemadaman secara drastis.
Meski situasi mulai terkendali, PLN menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan sedikit pun. Evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok energi dan keandalan sistem pembangkitan akan terus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Guna memastikan sisa proses pemulihan berjalan tanpa hambatan, pihak PLN berharap masyarakat terus memberikan dukungan moral. “Untuk itu kami juga mohon dukungan doa dari masyarakat agar upaya perbaikan dan penguatan sistem kelistrikan Pulau Jawa ini bisa berjalan dengan lancar,” pungkas Darmawan.