JAKARTA – Tim penyelamat di Venezuela tengah berpacu dengan waktu untuk menemukan korban selamat setelah gempa bumi dahsyat menewaskan sedikitnya 1.450 orang.
Ketua Majelis Nasional, Jorge Rodríguez, memperingatkan bahwa negara berada dalam “saat-saat kritis” untuk menyelamatkan nyawa para korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Rodríguez menyebut jumlah korban luka mencapai 3.150 orang, sementara 12.721 lainnya terpaksa mengungsi. “Kita berada di saat-saat penting untuk terus menyelamatkan nyawa dan membangun kamp tempat orang-orang yang kehilangan rumah mereka, atau yang tidak dapat kembali, karena alasan apa pun, ke tempat tinggal mereka dapat tinggal,” ujarnya, dilansir The Guardian, Senin (29/6/2026).
Upaya evakuasi dan pembangunan tempat penampungan darurat kini menjadi prioritas pemerintah di tengah skala bencana yang terus meluas.