JAKARTA – Paraguay mencatatkan kemenangan bersejarah dengan menyingkirkan Jerman melalui drama adu penalti 4-3 setelah pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 berakhir imbang 1-1 hingga tambahan waktu di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) WIB.
Keberhasilan tersebut mengantar wakil Amerika Selatan melaju ke babak 16 besar sekaligus memperpanjang mimpi mereka di turnamen paling bergengsi dunia.
Sebaliknya, kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Jerman yang kembali harus mengakhiri perjalanan lebih cepat dan tercatat tersingkir sebelum mencapai babak perempat final dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun.
Paraguay kini tinggal menunggu lawan berikutnya yang akan ditentukan dari pemenang pertandingan Prancis melawan Swedia.
Strategi Bertahan Paraguay Berbuah Manis
Sejak peluit awal dibunyikan, Paraguay memilih bermain disiplin dengan organisasi pertahanan yang rapat sambil menunggu peluang melakukan serangan balik.
Pendekatan tersebut berhasil membuat lini depan Jerman kesulitan membongkar pertahanan lawan sepanjang babak pertama.
Momentum akhirnya datang menjelang turun minum ketika Paraguay memperoleh sepak pojok pada menit ke-42.
Miguel Almiron mengirim bola ke kotak penalti yang sempat ditepis Manuel Neuer, tetapi Paraguay tetap menguasai bola kedua melalui Damian Bobadilla sebelum diteruskan kepada Matias Galarza.
Galarza kemudian mengirim umpan silang akurat yang langsung disambut tandukan Julio Enciso untuk membawa Paraguay unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi pembeda hingga babak pertama berakhir.
Jerman Bangkit, Havertz Samakan Kedudukan
Memasuki babak kedua, Jerman meningkatkan intensitas serangan dan mulai menguasai jalannya pertandingan.
Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-54 ketika Florian Wirtz mengirimkan umpan matang yang diselesaikan Kai Havertz melalui sundulan tajam untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah gol penyeimbang itu, Der Panzer terus menekan pertahanan Paraguay demi mencari gol kemenangan.
Kai Havertz hampir membawa Jerman berbalik unggul pada menit ke-77, namun sundulannya berhasil digagalkan kiper Orlando Gill yang tampil gemilang di bawah mistar.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim gagal mencetak gol tambahan sehingga pertandingan harus berlanjut ke babak tambahan.
Gol Jerman Dianulir VAR
Jerman sebenarnya sempat merayakan gol pada menit ke-102 melalui Jonathan Tah.
Namun, wasit membatalkan gol tersebut setelah melakukan pemeriksaan melalui VAR.
Hasil tayangan ulang menunjukkan Waldemar Anton melakukan pelanggaran berupa dorongan terhadap Orlando Gill sebelum gol tercipta sehingga skor tetap bertahan 1-1.
Meski terus mendominasi penguasaan bola sepanjang babak tambahan, Jerman tetap gagal menemukan gol kemenangan.
Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Adu Penalti Berlangsung Dramatis
Ketegangan langsung menyelimuti kubu Jerman ketika Kai Havertz yang menjadi penendang pertama gagal menjalankan tugasnya.
Paraguay memanfaatkan momentum dengan mencetak tiga penalti pertama sehingga unggul dalam adu tos-tosan.
Harapan Jerman semakin menipis setelah Nick Woltemade juga gagal mencetak gol dari titik putih.
Manuel Neuer kemudian menjaga peluang timnya tetap hidup setelah berhasil menggagalkan tendangan Antonio Sanabria.
Nadiem Amiri sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor.
Neuer kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan penalti Fabian Balbuena sehingga Jerman memperoleh kesempatan emas untuk berbalik unggul.
Namun peluang tersebut terbuang sia-sia setelah Jonathan Tah gagal mencetak gol.
Momentum itu dimanfaatkan Paraguay melalui Jose Canale yang tampil sebagai penendang terakhir.
Canale dengan tenang menaklukkan Neuer dan memastikan Paraguay menang 4-3 dalam adu penalti sekaligus mengamankan tiket menuju babak 16 besar.
Havertz Berubah dari Pahlawan Menjadi Sosok yang Disorot
Kai Havertz sempat menghidupkan peluang Jerman lewat gol penyama kedudukan pada babak kedua.
Akan tetapi, kegagalannya sebagai algojo pertama dalam adu penalti menjadi awal tekanan yang akhirnya berujung kekalahan Der Panzer.
Selain Havertz, Nick Woltemade dan Jonathan Tah juga gagal menjalankan tugas dari titik putih sehingga Jerman harus mengakui keunggulan Paraguay.
Di kubu Paraguay, hanya Antonio Sanabria dan Fabian Balbuena yang gagal mengeksekusi penalti sebelum Jose Canale memastikan kemenangan timnya.
Susunan Pemain
Jerman: Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Antonio Ruediger (Malick Thiaw 110′), Jonathan Tah, Nathaniel Brown; Felix Nmecha (Leon Goretzka 46′), Aleksandar Pavlovic (Waldemar Anton 79′); Leroy Sane (Nick Woltemade 88′), Deniz Undav (Jamal Musiala 63′), Florian Wirtz (Nadiem Amiri 110′); Kai Havertz.
Paraguay: Orlando Gill; Junior Alonso, Jose Canale, Gustavo Gomez, Juan Jose Caceres (Braian Ojeda 99′); Damian Bobadilla (Antonio Sanabria 99′), Matias Galarza, Andres Cubas; Miguel Almiron (Alan Velazquez 91′), Julio Enciso (Mauricio 57′), Gabriel Avalos (Alex Arce Caballero 55′).***